
Mike Tyson Susi Pudjiastuti
JawaPos.com – Banyak sisi menarik yang terungkap dari sosok Mike Tyson. Pria berjuluk Si Leher Beton itu mengungkapkan sisi lain kehidupannya dalam acara bertajuk Life Lesson from The Champ di Mola TV Jumat malam lalu (2/10).
Seperti kehidupannya saat berada di penjara selama tiga tahun pada 1992–1995. Bukannya tersiksa, pria 54 tahun itu malah menganggap tiga tahun di penjara seperti liburan.
”Tidak ada yang sulit atau apalah dari hal tersebut. Itu cuma seperti permainan anak-anak, tak ada yang menarik buat saya,” ungkap Tyson kepada Susi Pudjiastuti yang mewawancarainya.
”Tak ada yang akan memukul saya, tak ada yang mau membunuh saya, tak ada yang seperti itu. Orang-orang di penjara juga paham. Jadi, saya di sana selama tiga tahun rasanya seperti liburan saja,” ucapnya.
Justru, berada di penjara merupakan salah satu momen terbaik dalam hidupnya. Setelah menghirup udara bebas, Tyson memeluk agama Islam. Malik Abdul Aziz merupakan namanya sebagai muslim.
Tyson juga meluruskan anggapan yang mengatakan bahwa dirinya mendapat hidayah ketika berada di penjara. Sebab, sebelum berada di penjara, dia sudah belajar soal Islam.
”Pandangan saya tetap sama (soal Islam). Saya percaya apa yang saya yakini. Saya seorang muslim,” ujarnya.
Pada masa pandemi seperti saat ini, banyak unit usaha yang mengalami penurunan. Tapi tidak bagi Tyson. Bisnis ganja yang dimilikinya justru mengalami peningkatan.
”Mungkin sektor perjalanan yang terpengaruh. Tapi, dunia konsumsi tetap berjalan,” lanjut Tyson yang bakal naik ring lagi menghadapi Roy Jones Jr bulan depan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
