FIBA umumkan peserta dan jadwal BCL Asia-East 2026. (X/BCL_Asia)
JawaPos.com - Federasi Bola Basket Internasional (FIBA), Selasa, mengumumkan daftar peserta untuk Basketball Champions League (BCL) Asia-East 2026, yang merupakan kompetisi antarklub kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara yang menjadi jalur kualifikasi menuju BCL Asia.
Laman FIBA, menyatakan ajang edisi ketiga itu kembali menghadirkan kombinasi tim berpengalaman dan pendatang baru yang akan bersaing memperebutkan tiket ke level kompetisi Asia.
Fase grup dimulai 27 Maret-8 Mei, yaitu dari Banten (Indonesia), Hong Kong (China), New Taipei City (Chinese Taipei), Johor (Malaysia), Bangkok (Thailand), dan Ulaanbaatar (Mongolia). Sementara babak Final Six dihelat pada 19-24 Mei.
Fase grup akan menggunakan sistem caravan, dengan seluruh pertandingan yang melibatkan total tujuh tim, diselenggarakan di lokasi terpusat.
Pertandingan grup A yang diisi tiga tim dari sub-zona Asia Tenggara akan dimulai di Banten, Indonesia, pada 27 Maret. Sementara itu, grup B yang dihuni empat tim, memulai laga di Hong Kong, China, pada 6 April.
Sebanyak tiga tim teratas dari masing-masing grup akan melaju ke babak Final Six.
Pada fase tersebut, enam tim akan dibagi ke dalam dua grup yang masing-masing berisi tiga tim. Dua tim terbaik dari tiap grup akan melaju ke semifinal silang sebelum bertanding di partai final.
Dua tim terbaik BCL Asia-East 2026 berhak lolos ke BCL Asia 2026, dengan syarat maksimal satu wakil dari setiap federasi nasional.
Kompetisi musim ini juga menandai kembalinya wakil Hong Kong, yakni South China, yang menjuarai Liga A1 Hong Kong musim lalu.
Mereka tergabung di grup B bersama juara bertahan Ulaanbaatar Xac Broncos dari Mongolia, serta dua klub Chinese Taipei, yakni New Taipei Kings dan Taoyuan Pauian Pilots.
Di grup A, Indonesia diwakili oleh Dewa United Banten yang menjalani debut karena menjuarai Indonesian Basketball League (IBL) 2025, sehingga otomatis menggantikan posisi Pelita Jaya Jakarta yang ikut serta di edisi sebelumnya.
Selain itu, Johor Southern Tigers dari Malaysia juga tampil perdana setelah menjuarai Major Basketball League. Sedangkan klub Thailand, Hi-Tech, turut melengkapi persaingan dengan target memperbaiki pencapaian pada dua edisi sebelumnya.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
