Selebrasi LeBron James setelah mencetak poin. (Wally Skalij/Los Angeles Times)
JawaPos.com - Usia boleh 41 tahun. Namun, LeBron James masih terus menunjukkan penampilan prima. Saat Los Angeles Lakers membutuhkan sosok pemimpin karena Luka Doncic absen akibat cedera hamstring kiri ringan, LeBron justru menampilkan salah satu performa paling bersejarah dalam kariernya.
Hal itu terjadi saat Lakers menang 124-104 atas Dallas Mavericks di Crypto.com Arena, Los Angeles, kemarin (13/2). LeBron memulai laga dengan cara yang belum pernah dia lakukan dalam 23 musim kariernya. Dia mencetak poin dan assist dalam 23 poin pertama Lakers di kuarter pertama. Puncaknya, dia menyelesaikan laga dengan 28 poin, 12 assist, dan 10 rebound.
Catatan tersebut jadi triple-double ke-123 sepanjang kariernya. Ini sekaligus menjadikannya pemain tertua dalam sejarah NBA yang mencetak triple-double. Pada usia 41 tahun 44 hari, LeBron melampaui rekor milik Karl Malone yang melakukannya pada usia 40 tahun 127 hari.
LeBron memastikan rekor itu ketika merebut rebound ke-10 saat waktu tersisa 2 menit 5 detik. Momen itu langsung disambut tepuk tangan meriah oleh pendukung tuan rumah.
“Saya semakin menghargai momen seperti ini dalam karier saya, karena saya sadar betul di mana posisi saya sekarang,” kata James dikutip dari ESPN. “Saya sudah berada di fase akhir perjalanan ini, jadi saya benar-benar menikmatinya lebih mendalam.”
Tegaskan Tetap Terus Bermain
Pelatih Lakers, JJ Redick terkesan dengan konsistensi LeBron. “Saya tidak pernah menganggap remeh seberapa hebatnya dia, saya menyadarinya setiap hari,” ujar Redick. “Yang paling mengesankan adalah profesionalisme dan dedikasi sehari-hari yang dia tunjukkan. Dia berada dalam kondisi prime selama 23 tahun penuh.”
Di tengah ketidakpastian masa depannya menghadapi musim ke-24, LeBron menegaskan bahwa penurunan performa bukan alasan untuk berhenti. “Saya tetap mampu bermain,” ucap LeBron. ‘’Saya tidak percaya permainan saya akan menurun jika saya memilih untuk terus bermain,” lanjutnya.
Ketimbang faktor fisik, aspek mental dinilai lebih menentukan. “Selama saya masih bisa mencintai proses ini, semuanya baik-baik saja. Tapi jika komitmen mental saya pudar, tubuh saya akan mengikuti. Dan begitu tubuh saya menyerah, itu akhir dari segalanya.”
Kolektor Triple-Double Terbanyak NBA:
1. Russell Westbrook*: 207
2. Nikola Jokić*: 182
3. Oscar Robertson: 181
4. Magic Johnson: 138
5. LeBron James*: 123
*Masih aktif bermain
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022