Petenis putri Indonesia Janice Tjen bereaksi dalam pertandingan babak pertama Australian Open melawan petenis Kanada Leylah Fernandez di Melbourne Park, Selasa (20/1/2026). (WTA)
JawaPos.com - Janice Tjen sejatinya punya kans untuk bertemu Ashleigh Barty, sosok yang menginspirasinya, di Australian Open (AO) awal tahun ini. Kesempatan itu terbuka karena eks petenis nomor satu dunia itu memang berasal dari Australia. Barty bahkan sempat tampil bersama Roger Federer saat seremoni pembukaan AO 2026.
Sayangnya, upaya Janice berjumpa idolanya itu gagal terwujud. “Saya kecewa tidak mendapat kesempatan melihatnya di Australia. Tapi ya, semoga suatu hari nanti,” kata Janice di sela-sela Abu Dhabi Open kepada media Uni Emirat Arab, The National.
Sejak menjalani debut tur WTA tahun lalu, Janice dikenal karena memiliki pukulan forehand bertenaga dengan variasi slice backhand. Karakter permainan itu kerap disandingkan dengan gaya bermain Barty. Dalam beberapa kesempatan wawancara, Janice mengakui jika dia memang menjadikan Barty sebagai panutan.
Meski gagal bertemu Barty, pengalaman debut di AO 2026 tetap meninggalkan kesan kuat bagi Janice. “Banyak orang Indonesia datang. Rasanya berbeda dibanding US Open. Ini juga grand slam terdekat dari rumah, jadi dukungannya sangat terasa,’’ paparnya.
Di sisi lain, laju Janice pada sektor ganda putri Mubadala Abu Dhabi Open belum terbendung. Bersama pasangannya, Alexandra Eala, mereka berhasil mengamankan tempat semifinal setelah menang straight set atas Zhang Shuai/Cristina Bucsa dengan skor akhir 6-3, 6-3.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
