
Greysia Polii (tengah) terjun ke startup olahraga bikinan anak bangsa, Ayo Indonesia.
JawaPos.com - Peraih medali emas Olimpiade Tokyo di cabang olahraga bulu tangkis sektor ganda putri, Greysia Polii, melanjutkan karir sebagai pengusaha sekaligus investor usai pensiun sebagai atlet bulu tangkis. Investasi pertamanya di industri olahraga didaratkan ke sektor teknologi yaitu aplikasi olahraga besutan asli anak bangsa yaitu aplikasi Ayo Indonesia.
“Saya memiliki beberapa usaha bersama teman-teman, namun bukan di industri olahraga. Karena olahraga merupakan dunia yang saya tekuni, saya cenderung lebih memilih dan hati-hati terkait dengan usaha yang saya akan terlibat. Saya melihat Ayo Indonesia sebagai platform olahraga memiliki pondasi yg solid dan memiliki prospek yang cerah dan yang terpenting kami memiliki visi misi yang sama yaitu membawa dampak positif untuk kemajuan olahraga Indonesia,” ungkap Greysia Polii.
Ayo Indonesia yang lahir sebagai platform komunitas yang fokus pada olahraga sepak bola, telah berkembang menjadi multi sports app yang juga mengakomodir olahraga seperti bulu tangkis dan basket.
“Dengan bergabungnya Greysia di Ayo Indonesia, menunjukkan keseriusan kami di salah satu olahraga yang paling diminati di Indonesia yaitu Badminton," sebut Samuel Hadeli Lie, Co-Founder Ayo Indonesia.
Sebagai platform komunitas olahraga terbesar di Indonesia, Ayo Indonesia menghadirkan end to end ecosystem bagi para penggunanya. Pengguna selain dimanjakan dengan statistik bermain pribadi ataupun tim, juga dimudahkan dengan fitur yang booking lapangan olahraga, mencari lawan sparring, mencari teman main dan kompetisi.
Pengguna tidak perlu melakukan panggilan telepon atau mengirimkan pesan ke pengelola lapangan untuk mengetahui ketersediaan atau pemesanan lapangan, proses tersebut sudah bisa dilakukan dengan ketukan jari di aplikasi Ayo Indonesia.
Memiliki lebih dari 9.600 komunitas olahraga yang telah bergabung di aplikasi, Ayo Indonesia tidak hanya hadir sebagai solusi untuk pemilik lapangan dalam mengelola booking lapangan secara online. Lapangan juga berpotensi mendapatkan pelanggan baru yang berasal dari basis komunitas Ayo Indonesia yang tentunya akan berdampak juga ke peningkatan pendapatan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
