Marc Marquez absen di dua seri MotoGP Australia dan Malaysia usai jatuh di Mandalika. (Instagram @marcmarquez93)
JawaPos.com — Marc Marquez resmi absen dari dua seri balapan MotoGP 2025, yaitu di Australia dan Malaysia. Keputusan ini diambil setelah sang juara dunia tujuh kali itu mengalami cedera bahu kanan yang cukup serius dan harus fokus menjalani pemulihan penuh di Spanyol.
Kabar absennya Marc Marquez ini sontak mengejutkan publik MotoGP. Pasalnya, Marquez baru saja memastikan gelar juara dunia 2025 pada seri sebelumnya di Jepang, sebelum insiden naas di Mandalika terjadi.
Dalam balapan di MotoGP Mandalika, Minggu (5/10/2025), Marquez terlibat kecelakaan dengan Marco Bezzecchi. Pembalap Gresini Racing itu ditabrak dari belakang oleh Bezzecchi hingga terjatuh dan gagal melanjutkan balapan.
Meski sempat terlihat berjalan tertatih keluar lintasan, Marquez tetap menjalani pemeriksaan medis awal di sirkuit. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya cedera pada bahu kanan yang membutuhkan perawatan lanjutan.
Tak ingin ambil risiko, Marquez langsung terbang ke Spanyol untuk menjalani pemeriksaan lebih detail. Tim medis kemudian merekomendasikan agar ia menepi dari dua seri selanjutnya, yakni GP Australia dan GP Malaysia.
“Marc Marquez bakal absen di GP Australia dan GP Malaysia untuk fokus pada pemulihan cedera bahu kanan,” tulis akun resmi MotoGP dalam pernyataan mereka.
Pernyataan tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi soal kemungkinan Marquez tetap memaksa tampil di Phillip Island.
Meski begitu, kabar buruk ini datang setelah kabar baik yang melegakan bagi penggemarnya.
Cedera yang dialami Marquez terjadi setelah ia memastikan gelar juara dunia, sehingga absennya tak akan memengaruhi posisi klasemen akhir musim ini.
Marquez mengunci gelar dunia di MotoGP Jepang setelah finis di posisi kedua di belakang Pecco Bagnaia. Tambahan poin itu membuatnya tak terkejar lagi di puncak klasemen, menegaskan dominasinya sepanjang musim 2025.
Bagi Marc Marquez, gelar ini merupakan trofi ketujuhnya di kelas utama MotoGP. Terakhir kali ia merasakan gelar juara dunia terjadi pada musim 2019, sebelum serangkaian cedera menghantam kariernya.
Sejak itu, perjalanan Marquez memang penuh lika-liku. Ia sempat absen panjang akibat cedera lengan pada 2020 dan 2021, lalu perlahan kembali menemukan performa terbaiknya dalam dua musim terakhir.
Namun nasib berkata lain di Mandalika. Momen yang seharusnya menjadi perayaan kemenangan justru berubah menjadi mimpi buruk bagi pembalap berjuluk Baby Alien tersebut.
Meski begitu, semangat juara Marquez tetap terlihat dalam setiap pernyataannya. Ia mengaku lebih memilih fokus memulihkan diri ketimbang memaksakan balapan dengan risiko memperparah cedera.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
