Menpora Erick Thohir memastikan pemerintah memberikan dukungan penuh terhadap MotoGP Indonesia hingga 2031. (Dok: Kemenpora)
JawaPos.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir memastikan pemerintah siap memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan MotoGP Indonesia hingga 2031 mendatang sesuai dengan kontrak Dorna. Ia ingin ajang balap dunia itu jadi branding internasional Indonesia dalam hal sportourism dunia.
Kurang dari sepekan lagi MotoGP Indonesia 2025 akan digelar. Sirkuit Mandalika bakal jadi lintasan para pembalap top dunia untuk kali keempat sejak 2022 pada 3-5 Oktober 2025 alias akhir pekan nanti.
Erick Thohir sebagai Menpora RI baru, memastikan dukungan pemerintah terhadap MotoGP Indonesia 2025 akan maksimal. Sebab, dia dapat mandat dari Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan ajang balap dunia itu jadi bagian pertumbuhan ekonomi.
"Tahun ini kami didorong Bapak Presiden untuk menjadi bagian pertumbuhan ekonomi. Karena hari ini di Kemenpora ada sport tourism. Jadi, terima kasih saya bisa bekerjasama dengan Danantara, InJourney, IMI dan stakeholders lainnya," ujar Menpora Erick dalam konferensi pers di Auditorium Wisma Kemenpora, Jakarta, Senin (29/9).
"Kemenpora hari ini mendapat kehormatan bisa mendukung MotoGP, di mana kebetulan perubahan yang terjadi di Kemenpora ke depan selain mengurus pemuda-pemudi, memasyarakatkan olahraga, meningkatkan prestasi ternyata ada ekonomi yaitu sport tourism," imbuhnya.
Erick merasa seperti deja vu saat hadir mendukung MotoGP Indonesia 2025 sebagai Menpora. Sebab, empat tahun lalu dirinya diminta untuk mengawal MotoGP termasuk grand prixnya itu bisa diselenggarakan dengan baik di Indonesia.
"Ini seperti deja vu, hari ini saya datang sebagai Menpora dan ternyata justru ini akan memboosting event-event olahraga. Saya yakin jika ada kolaborasi maksimal antara Kemenpora dan Kementerian Pariwisata, event ini akan menjadi national branding yang luar biasa untuk Indonesia di masa depan," tegasnya.
"Dan ini masih sampai 2031 jadi kita harus benar-benar maksimalkan dan benar-benar mendunia. Kita harus menjadi bagian dari pertumbuhan yang tadi diarahkan Bapak Presiden, di mana pariwisata menjadi bagian untuk terus ditingkatkan," tambah Erick Thohir.
Presiden Prabowo, lanjut Erick, menginginkan pertumbuhan ekonomi dan eskalasi percepatan dan sport tourism harus menjadi salah satu penunjang pertumbuhan ekonominya.
"Dan memang Mandalika memiliki kekhususan sebagai Kawasan Wisata, Sport and Entertainment. Jadi, ada kaitannya dengan Kemenpora. Jadi, kita akan mencoba mendorong banyak event lain dan kolaborasi ini mudah-mudahan kita bisa lakukan banyak percepatan lain untuk event-event internasional," papar Menpora Erick.
"Saya mengucapkan terima kasih atas kerjasama dengan Dorna, pemda, pemerintah pusat, media dan sahabat dari dunia otomotif, IMI, sponsor yang hadir untuk memastikan event ini bisa terus menjadi event kebanggaan nasional dan national branding Indonesia. Kita tidak banyak punya event yang multiyears, ini sampai 2031 jadi kita harus still up dan terus grafiknya naik," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
