
Anthony Ginting langsung tersisih di babak pertama Hong Kong Open 2025 usainkalah dari Christo Popov. (Dok: PBSI)
JawaPos.com - Pebulu tangkis Anthony Sinisuka Ginting langsung tersingkir di babak pertama Hong Kong Open 2025 usai kalah dari Christo Popov. Hasil itu membuat wakil tunggal putra andalan Indonesia tersebut masih belum mendapatkan kemenangan pasca comeback akibat cedera.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Hong Kong Coliseum, Anthony Ginting harus mengakui ketangguhan Christo Popov, pemain berusia 23 tahun asal Prancis di babak 32 besar. Dia kalah lewat duel sengit rubber dengan 21-19, 17-21, 19-21 pada Rabu (10/9).
“Pertandingan memang ketat dari awal sampai akhir. Kami sama-sama adu strategi, jadi banyak perubahan terjadi di lapangan,” ujar Ginting dalam keterangan PP PBSI usai pertandingan.
Kekalahan ini pahit untuk Ginting. Apalagi, dia sempat berada di atas angin pada gim penentuan. Namun perubahan strategi yang dilakukan Popov membuatnya tidak sigap beradaptasi.
“Di gim ketiga sebenarnya sempat unggul, tapi waktu lawan mengubah strategi saya kurang bisa mengatasinya. Kurang sigap dan kurang tepat, jadi banyak buang poin sampai akhirnya terkejar,” ucap Ginting.
Selain itu, Ginting juga menyebut bahwa Popov bukan lawan mudah. Ia memperkirakan itu karena pada pertemuan sebelumnya, mereka bermain ketat dan ramai, meski momen itu terjadi di All England 2024.
“Hari ini juga sudah diprediksi akan panjang dan sulit. Kami sama-sama tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing,” kata Ginting.
Kekalahan dari Christo Popov ini membuat Anthony Ginting tak pernah bisa beranjak dari babak pertama. Sejak comeback pada pertengahan Juli, Ginting selalu langsung kalah dan tersisih di awal-awal, baik itu Japan Open 2025, China Open 2025, dan Kejuaraan Dunia 2025.
Tapi Ginting enggan terlalu ambil pusing. Dia menjadikan kekalahan ini sebagai bahan evaluasi menuju turnamen berikutnya di China Masters 2025 dan Korea Open 2025.
“Ini jadi pelajaran untuk saya. PR-nya ada di pola permainan dan strategi yang berubah-berubah. Semoga ke depan bisa lebih baik,” tutur Ginting.
“Tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun lalu, banyak juga yang datang mendukung saya. Itu yang bikin saya semangat, terutama saat tertinggal,” jelasnya menambahkan.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
