Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 September 2025 | 00.19 WIB

Dibungkam Pemain Muda Prancis di Hong Kong Open 2025, Anthony Ginting Masih Nihil Kemenangan Pasca Comeback

Anthony Ginting langsung tersisih di babak pertama Hong Kong Open 2025 usainkalah dari Christo Popov. (Dok: PBSI) - Image

Anthony Ginting langsung tersisih di babak pertama Hong Kong Open 2025 usainkalah dari Christo Popov. (Dok: PBSI)

JawaPos.com - Pebulu tangkis Anthony Sinisuka Ginting langsung tersingkir di babak pertama Hong Kong Open 2025 usai kalah dari Christo Popov. Hasil itu membuat wakil tunggal putra andalan Indonesia tersebut masih belum mendapatkan kemenangan pasca comeback akibat cedera.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Hong Kong Coliseum, Anthony Ginting harus mengakui ketangguhan Christo Popov, pemain berusia 23 tahun asal Prancis di babak 32 besar. Dia kalah lewat duel sengit rubber dengan 21-19, 17-21, 19-21 pada Rabu (10/9).

“Pertandingan memang ketat dari awal sampai akhir. Kami sama-sama adu strategi, jadi banyak perubahan terjadi di lapangan,” ujar Ginting dalam keterangan PP PBSI usai pertandingan.

Kekalahan ini pahit untuk Ginting. Apalagi, dia sempat berada di atas angin pada gim penentuan. Namun perubahan strategi yang dilakukan Popov membuatnya tidak sigap beradaptasi.

“Di gim ketiga sebenarnya sempat unggul, tapi waktu lawan mengubah strategi saya kurang bisa mengatasinya. Kurang sigap dan kurang tepat, jadi banyak buang poin sampai akhirnya terkejar,” ucap Ginting.

Selain itu, Ginting juga menyebut bahwa Popov bukan lawan mudah. Ia memperkirakan itu karena pada pertemuan sebelumnya, mereka bermain ketat dan ramai, meski momen itu terjadi di All England 2024.

“Hari ini juga sudah diprediksi akan panjang dan sulit. Kami sama-sama tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing,” kata Ginting.

Kekalahan dari Christo Popov ini membuat Anthony Ginting tak pernah bisa beranjak dari babak pertama. Sejak comeback pada pertengahan Juli, Ginting selalu langsung kalah dan tersisih di awal-awal, baik itu Japan Open 2025, China Open 2025, dan Kejuaraan Dunia 2025.

Tapi Ginting enggan terlalu ambil pusing. Dia menjadikan kekalahan ini sebagai bahan evaluasi menuju turnamen berikutnya di China Masters 2025 dan Korea Open 2025.

“Ini jadi pelajaran untuk saya. PR-nya ada di pola permainan dan strategi yang berubah-berubah. Semoga ke depan bisa lebih baik,” tutur Ginting.

“Tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun lalu, banyak juga yang datang mendukung saya. Itu yang bikin saya semangat, terutama saat tertinggal,” jelasnya menambahkan.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore