
Antasyafi Robby Al Hilmi dan Kadek Adi Asih menjalani debut Eropa dalam International Federation of Sport Climbing (IFSC) Climbing World Cup Krakow 2025, Polandia. (ANTARA)
JawaPos.com - Pelatih tim panjat tebing Indonesia Hendra Basir meminta Antasyafi Robby Al Hilmi dan Kadek Adi Asih rileks meski menjalani debut Eropa dalam International Federation of Sport Climbing (IFSC) Climbing World Cup Krakow 2025, Polandia. Menurut Hendra, ketenangan diri dan fokus dapat membuat kedua pemanjat muda nomor speed itu tampil maksimal dalam penampilan pertamanya di Eropa atau luar negeri.
"Roby dan Asih sama-sama perdana tampil di Eropa dan ajang itu adalah yang kedua setelah Piala Dunia Panjat Tebing di Bali guna mewakili tim senior," kata Hendra kepada Antara, dikutip Sabtu (5/7).
Hendra menegaskan, pelatih dan federasi tidak membebani atlet speed harus mendapatkan medali juara. Sebaliknya, semua atlet diminta bertanding dengan aman dan berusaha semaksimal mungkin.
"Pesannya ya agar lebih enjoy dan berusaha mencatat waktu terbaik seperti saat latihan," kata Hendra.
Robby yang asal Jakarta menembus putaran final IFSC Climbing World Cup Bali pada Mei 2025 sehingga menjadi salah satu penerus yang menjanjikan untuk tim speed Indonesia. Sebelum berlaga di Kraków, Polandia, dia merebut medali emas speed junior putra pada Kejuaraan Nasional Panjat Tebing Kelompok Umur XIX/2025 di Tangerang City Sport Climbing Center, Banten, pertengahan Juni lalu.
Sementara Asih adalah peraih perunggu dalam Piala Dunia di Bali pada Mei lalu setelah mencatat waktu 7,27 detik. Perempuan berusia 19 tahun itu mengalahkan peringkat dua dunia, Jeong Jimin dari Korea Selatan yang terpeleset, yang membukukan waktu 9 detik.
Asih menjadi wakil Indonesia satu-satunya dalam speed putri yang meraih medali saat itu. Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) mengirimkan 10 atlet speed dalam IFSC Climbing World Cup Krakow 2025, di Polandia, pada 5 dan 6 Juli.
Mayoritas atlet adalah pemanjat senior yang telah banyak berprestasi, termasuk Veddriq Leonardo, Kiromal Katibin, dan Desak Made Rita Kusuma Dewi. Kesepuluh itu terdiri dari lima putra dan lima putri yang sudah berangkat ke Eropa untuk berjuang pada fase kualifikasi di Krakow Market Grand Square, Rynek Glowny, pada Sabtu pukul 18.00 WIB nanti.
Jika lolos dari babak kualifikasi, mereka akan berlanjut ke putaran final di tempat sama pada Minggu pukul 17.00 WIB.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
