Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 21 Juni 2025 | 18.25 WIB

Rossi vs Marquez: Siapa Raja Sejati MotoGP? Crutchlow, Toseland, Hodgson Ungkap Pilihan GOAT!

Marc Marquez siap lanjutkan sihirnya di MotoGP 2025 Mugello Italia. (Instagram @marcmarquez93)

 

JawaPos.com — Perdebatan soal siapa yang pantas menyandang status Greatest of All Time (GOAT) di MotoGP kembali memanas. Tiga mantan pembalap top—Cal Crutchlow, James Toseland, dan Neil Hodgson—memberikan pandangan tajam soal duel dua legenda: Valentino Rossi vs Marc Marquez.

Cal Crutchlow langsung menggarisbawahi kemampuan istimewa Marc Marquez dalam mengontrol motor di tikungan.

Menurutnya, teknik pengereman Marquez dengan ban depan yang nyaris mengunci adalah sesuatu yang belum pernah ia lihat sebelumnya.

"Marc bisa mengerem keras, ban depan terkunci, tapi dia tetap bisa memainkan tuas rem sambil masuk tikungan," ucap Crutchlow, yang pernah turun di MotoGP antara 2011 hingga 2023.

"Marc justru semakin merebahkan motor saat ban depan mengunci, bukan mengangkatnya seperti kebanyakan pembalap lain."

Teknik ekstrem itu dianggap Crutchlow sebagai ciri khas Marquez yang tak bisa ditiru siapapun. Ia menyebut hanya Marc Marquez yang mampu menguasai motor dengan cara sekonyol dan segila itu namun tetap cepat dan efisien.

Sementara itu, James Toseland memilih untuk menyoroti faktor lain yang membuat Valentino Rossi begitu ikonik.

Menurutnya, daya tarik Rossi tak hanya terletak pada skill dan gelar juara, tapi juga karisma yang memikat jutaan penonton.

"Di luar kecepatan dan prestasi, Rossi membawa hiburan yang belum pernah ada sebelumnya di MotoGP," kata Toseland, yang sempat berlaga di MotoGP pada musim 2008 dan 2009.

"Saat MotoGP mulai dikenal luas lewat siaran TV, Rossi muncul dan langsung mencuri perhatian dunia."

Toseland menegaskan Rossi bukan hanya pembalap cepat, tapi juga entertainer sejati. Ia percaya butuh waktu sangat lama sebelum ada yang bisa menyamai dampak Rossi terhadap dunia balap motor.

Namun, pandangan berbeda muncul dari Neil Hodgson, juara WSBK 2003 yang pernah berlaga di MotoGP pada 2004.

Ia menyebut faktor head-to-head di lintasan antara Rossi dan Marquez menjadi penentu utama dalam memilih siapa GOAT sesungguhnya.

"Marquez datang sebagai rookie di 2013 tanpa pengalaman di MotoGP, tapi berhasil mengalahkan Valentino," ucap Hodgson saat diwawancarai TNT Sports.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore