
Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil. (Dok. PBSI)
JawaPos.com- Harapan Indonesia untuk meraih gelar di sektor tunggal putri dan ganda campuran Indonesia Open 2025 harus pupus di babak perempat final. Setelah Putri Kusuma Wardani tersingkir secara dramatis oleh Akane Yamaguchi, giliran pasangan ganda campuran Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil yang harus angkat koper dari Istora Senayan, Jakarta, Jumat (6/6).
Menghadapi pasangan tangguh asal Prancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue, Adnan/Indah tak mampu membendung tekanan lawan yang tampil lebih tenang dan efisien. Dalam pertandingan berdurasi dua game, ganda campuran Indonesia kalah 11-21, 21-23. Dengan hasil ini, Indonesia dipastikan tak memiliki wakil lagi di sektor ganda campuran.
Di game pertama, Adnan/Indah sempat menjaga tempo permainan dan skor tetap ketat di awal laga. Namun, perlahan permainan mereka mulai terbaca. Terutama Delphine Delrue yang tampil dominan di depan net, membuat Adnan/Indah kesulitan mencari celah. Setelah tertinggal 3-4, pasangan Indonesia terus ditekan hingga tak mampu keluar dari bayang-bayang lawan. Skor sempat mendekat di 11-14, tetapi rangkaian kesalahan sendiri membuat mereka terkunci di angka 11. Game pertama pun lepas dengan skor telak 11-21.
Game kedua sebenarnya sempat memberi harapan. Adnan/Indah unggul lebih dulu 2-0, kemudian mampu membalikkan keadaan dari 9-11 menjadi 15-12 berkat permainan cerdas dan variasi serangan. Sayangnya, saat momentum sudah di tangan, kesalahan demi kesalahan kembali terjadi. Mereka tak mampu menjaga ritme, hingga lawan mengejar dan kembali memimpin.
Drama terjadi di akhir game kedua. Adnan/Indah yang sempat tertinggal kembali menyamakan skor menjadi 20-20, memaksa laga menuju setting. Namun pada akhirnya, Gicquel/Delrue yang lebih tenang dan konsisten berhasil menyudahi perlawanan Adnan/Indah dengan skor 21-23.
Kekalahan ini menambah daftar wakil Indonesia yang tersingkir dari turnamen BWF Super 1000 ini. Sebelumnya, Putri KW juga harus mengakui keunggulan Akane Yamaguchi dengan skor tipis 19-21, 20-22. Meski kalah, Putri menunjukkan semangat luar biasa dan sempat memimpin jauh 18-13 di game kedua sebelum akhirnya disusul dan kalah.
Kini, harapan Indonesia untuk meraih gelar di kandang sendiri bertumpu pada tiga wakil yang masih bertahan di sektor ganda. Di ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi akan menghadapi unggulan ketiga asal Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee.
Sementara itu, sektor ganda putra masih mengirim dua wakil ke perempat final. Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani akan menghadapi pasangan Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin. Di sisi lain, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akan melawan pasangan China, Huang Di/Liu Yang.
Meskipun beberapa harapan sudah gugur, perjuangan belum berakhir. Sorotan kini tertuju pada sektor ganda yang diharapkan bisa menyelamatkan muka tuan rumah di ajang bergengsi ini.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
