Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 Mei 2023 | 17.48 WIB

Kans untuk Kawinkan Gelar, Bulu Tangkis Ingin Ulang Capaian 2007  

Chico Aura Dwi Wardoyo meluapkan kegembiraan setelah menaklukkan Loh Kean Yew di partai perdana semifinal beregu putra.

JawaPos.com – Tim bulu tangkis Indonesia berpeluang mengawinkan gelar di nomor beregu. Total sudah 11 kali skuad Merah Putih mengawinkan emas di dua nomor beregu. Namun, kali terakhir Indonesia mengawinkan emas beregu pada edisi 2007.

Nah, pada edisi kali ini, kans untuk mengulang capaian 2007 sangat terbuka. Itu lantaran tim beregu putra dan putri sama-sama mencapai final.

Tim putri yang bermain lebih dulu mengalahkan Filipina di Badminton Hall, Morodoc Techo, Phnom Penh. Mereka menang dengan skor telak 3-0.

Poin disumbangkan Komang Ayu Cahya Dewi yang mengalahkan De Guzman Mikaela Joy (21-13, 21-5), Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi menundukkan Airah Mae Nicole Albo/The Marie Pomar (21-11, 21-12), dan Ester Nurumi Tri Wardoyo yang memastikan kemenangan berkat keunggulan atas Maria Bianca (21-19, 21-9).

Sedangkan tim putra menyingkirkan Singapura dengan kemenangan 3-1. Poin disumbangkan oleh Chico Aura Dwi Wardoyo yang menang atas Loh Kean Yew (10-21, 21-7, 24-22) dan Bagas Maulana/M. Shohibul Fikri yang mengalahkan Hee Yong Kai Terry/Loh Kean Hean (21-15, 21-17).

Singapura sempat memperkecil kedudukan setelah Christian Adinata ditaklukkan Jia Heng Jason Teh (21-15, 12-21, 14-21). Beruntung, ganda kedua Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yacob Rambitan bisa menyegel kemenangan setelah menundukkan Nge Joo Jie/Johann Prajogo (21-18, 21-16).

Di babak final, tim putri harus menghadapi Thailand yang berhasil menyingkirkan Singapura (3-1). Sementara itu, tim putra menghadapi Malaysia yang mengalahkan Thailand (3-2). Duel Indonesia vs Malaysia berlangsung pukul 15.00 WIB.

Komang menuturkan, sukses memberikan dua kemenangan bagi tim Indonesia mempertebal kepercayaan dirinya. Apalagi, kemarin tunggal pertama Thailand Lalinrat Chaiwan dikalahkan Yeo Jia Min (15-21, 6-21). Karena itu, jika kembali dipercaya sebagai tunggal pertama, ada kans bagi Komang untuk menang.

’’Kalau besok (hari ini) saya dipercaya turun lagi, semoga saya bisa bertanggung jawab lagi,’’ katanya.

Tiwi –sapaan Amalia Cahaya Pratiwi– menyatakan, permainannya bersama Febriana terus membaik. Kemungkinan pasangan ini bakal menghadapi ganda utama Thailand Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai.

’’Kami sudah menyesuaikan kondisi lapangan dan shuttlecock. Kami juga sudah menyiapkan pola apa yang akan kami mainkan dengan mempelajari permainan lawan,’’ bebernya.

Di sektor putra, kemenangan atas Loh Kean Yew jelas menambah kepercayaan diri Chico. ’’Pertandingan ini ditentukan siapa yang paling siap di lapangan. Terutama di poin-poin kritis game ketiga. Karena kita berdua sudah sering bertemu, jadi sudah saling tahu permainan masing-masing,’’ ujar Chico.

Ya, ketenangan Chico kemarin diuji saat poin kritis. Di game penentu, Loh sempat tiga kali match point. Yaitu 20-19, 21-20, 22-21. Namun, Chico bisa terus fokus dan menyalip.

’’Ketika tertinggal di match point game penentuan, saya coba lebih fokus, tidak memikirkan angka tertinggal. Pertandingan belum selesai, masih bisa, fokus ke poin per poin ke depan,’’ paparnya.

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore