Pelatih tunggal putra Indonesia Irwansyah membawa raket milik pebulu tangkis Jonatan Christie yang rusak.
JawaPos.com - Pelatih bulu tangkis Indonesia, Irwansyah, dilaporkan segera meninggalkan Pelatnas PBSI. Juru taktik Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting itu disebut-sebut akan kembali ke luar negeri untuk bergabung dengan Timnas India.
Kabar hengkangnya Irwansyah ke India ini diungkapkan oleh salah satu media setempat, The Times of India, Kamis (14/11). Pelatih berusia 50 tahun itu disebut bakal menangani sektor tunggal Timnas India.
"Diketahui bahwa pelatih hebat Indonesia Irwansyah juga telah ditunjuk sebagai pelatih tunggal (putra dan putri)," demikian kabar yang disampaikan The Times of India.
"Ini akan menjadi tugas pertama Irwansyah di negara ini. Ia terakhir terlihat sebagai pelatih tunggal putra bulu tangkis di Indonesia," tambah media tersebut.
Masih dalam sumber yang sama, Irwansyah dilaporkan bakal jadi pelatih kepala tunggal untuk mengganntikan Agus Dwi Santoso, pelatih Indonesia lain yang hengkang. Dia nantinya akan bekerja sama dengan Dwi Kristiawan, pelatih tunggal putra India saat ini.
"Ia (Irwansyah) juga akan dibayar 10 ribu dolar AS oleh SAI (Federasi Bulu Tangkis India)," tulis The Times of India.
Lahir di Binjai, Sumatera Utara pada 1974, Irwansyah sebenarnya pelatih yang berasal dari kalangan pebulu tangkis profesional. Dia bahkan pernah masuk Pelatnas PBSI Cipayung pada periode akhir 1990-an hingga awal 2000-an.
Namun, nama Irwansyah tak setenar rekan-rekan seangkatannya. Dia kalah populer jika dibandingkan dengan Hendrawan dan Marlev Mainaky. Selain itu, kariernya sebagai pemain juga tak terlalu cemerlang karena banyak dirundung cedera.
Kariernya lebih gemilang saat menjadi pelatih. Jauh sebelum bergabung dengan Pelatnas PBSI pada 2016, Irwansyah malang-melintang di Eropa. Rinciannya dua tahun di Cyprus, sepuluh tahun di Inggris, dan tiga tahun di Irlandia.
Salah satu anak didik Irwansyah di Eropa adalah Nhat Nguyen, pebulu tangkis tunggal putra Irlandia. Tangan dinginnya sukses membuat anak didiknya menjadi pemain Irlandia pertama yang juara Eropa U-17 pada 2016.
Irwansyah kemudian pulang ke Indonesia setelah Olimpiade Rio 2016. Dia ditarik oleh pelatih kepala tunggal putra PP PBSI, Hendri Saputra, untuk menjadi asistennya.
Duet Hendri dan Irwansyah membuahkan Jonatan Christie meraih emas Asian Games 2018 dan Anthony Ginting dapat perunggu Olimpiade Tokyo 2020 (2021).
Kemudian pada 2023, Irwansyah diangkat oleh PBSI untuk menjadi pelatih kepala tunggal putra. Dia menggantikan Hendry Saputra, yang meninggalkan Pelatnas PBSI setahun sebelumnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
