Francesco Bagnaia menang dan catatkan rekor terbaru untuk Ducati di MotoGP 2024. (Ducati Indonesia)
JawaPos.com — Francesco Bagnaia kembali mencetak kemenangan di Grand Prix Malaysia di Sirkuit Internasional Sepang, menambah koleksi kemenangannya musim ini menjadi sepuluh. Dengan hasil ini, Ducati berhasil mencapai rekor 18 kemenangan sepanjang musim MotoGP 2024, sebuah capaian luar biasa dalam sejarah MotoGP.
Pada balapan utama yang berlangsung selama 19 lap, Bagnaia tampil dominan sejak lap pertama. Di tengah persaingan ketat, Bagnaia mengunci keunggulannya dari rival terdekatnya, Jorge Martin, yang berusaha keras memimpin di awal.
Balapan sempat dihentikan sementara karena insiden di tikungan kedua pada lap pertama yang melibatkan tiga pembalap. Setelah balapan dilanjutkan, Bagnaia berhasil menunjukkan ketenangannya dan terus melaju hingga garis finis dengan kecepatan yang tak tertandingi.
Jorge Martin yang merupakan pembalap Ducati dari Tim Pramac Racing akhirnya harus puas berada di posisi kedua. Sementara itu, rekan setim Bagnaia, Enea Bastianini, berhasil finis di urutan ketiga, melengkapi dominasi Ducati di podium Sepang.
Kemenangan di Sepang menjadi tonggak sejarah tersendiri bagi Bagnaia. Dengan kemenangan ini, ia tercatat sebagai pembalap keenam dalam sejarah kelas premier yang berhasil memenangkan sepuluh balapan dalam satu musim.
Tidak hanya itu, kemenangan ini juga menjadi podium MotoGP ke-50 bagi Bagnaia, sebuah pencapaian istimewa dalam karirnya. Bagnaia semakin membuktikan bahwa dirinya adalah pembalap tangguh di lintasan dengan rekor kemenangan terbanyak sejak diperkenalkannya sprint race di MotoGP.
Dalam balapan tersebut, Bastianini yang awalnya berada di posisi belakang mampu naik satu peringkat setelah berhasil melewati Franco Morbidelli pada lap keenam. Ia juga memanfaatkan momen saat Marc Márquez terjatuh, yang membuatnya mengamankan posisi ketiga hingga balapan berakhir.
Setelah Grand Prix Malaysia ini, posisi Bagnaia di klasemen sementara tetap stabil, berada di posisi kedua dan hanya terpaut 24 poin dari Jorge Martin yang masih berada di puncak. Bastianini juga naik ke peringkat keempat klasemen dengan selisih satu poin dari Marc Márquez.
Sirkuit Sepang menambah daftar panjang kemenangan Ducati musim ini, dengan capaian delapan belas kemenangan. Angka ini adalah rekor baru untuk Ducati, yang sebelumnya belum pernah mencapai jumlah kemenangan sebanyak itu dalam satu musim.
Suhu panas di Sepang menjadi tantangan tersendiri bagi para pembalap, terutama bagi Bastianini yang sempat kesulitan di tikungan. Namun, tekad kuat membawanya tetap finis di podium, menunjukkan konsistensi Ducati di musim ini.
Bagnaia sendiri mengakui bahwa kecepatan motornya di Sepang terasa sangat kompetitif, meski dirinya mengakui masih perlu perbaikan dalam sprint race. Menurut Bagnaia, area tersebut adalah sesuatu yang perlu ditingkatkan untuk musim mendatang agar Ducati bisa tampil lebih maksimal di setiap sesi balap.
“Kecepatan kami hari ini sangat kompetitif, seperti yang sering terjadi pada hari Minggu tahun ini. Jorge (Martín) melakukan semua yang bisa dia lakukan untuk tetap berada di depan saya pada awalnya, tetapi saya merasa sangat nyaman dengan motor dan bisa lebih agresif,” ujar Bagnaia.
“Satu-satunya masalah adalah kecepatan kami lebih tinggi daripada para pesaing, tetapi tidak menguntungkan kami. Kami perlu memahami mengapa kami tidak bisa tampil sebaik itu di sprint race: ini adalah area yang perlu kami perbaiki untuk masa depan, tapi sekarang kami harus fokus pada ajang terakhir musim ini dan berusaha melakukan yang terbaik.”
“Ini adalah kemenangan kesepuluh kami di hari Minggu musim ini, yang membuktikan betapa luar biasanya kerja keras kami tahun ini.”

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
