Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 Agustus 2024 | 16.03 WIB

Juara Kategori Catur Rapid, Pacatur Satria Duta Cahaya Diproyeksikan ke Olimpiade

Satria Duta Cahaya berhasil menjadi yang terbaik kategori catur rapid (cepat) Japfa Chess Festival 2024. (Istimewa) - Image

Satria Duta Cahaya berhasil menjadi yang terbaik kategori catur rapid (cepat) Japfa Chess Festival 2024. (Istimewa)

JawaPos.com–Pecatur 16 tahun Satria Duta Cahaya berhasil menjadi yang terbaik kategori catur rapid (cepat) pada ajang Japfa Chess Festival 2024. Duta sukses mengumpulkan poin tertinggi dibanding lawan-lawannya.

Atlet asal DKI Jakarta itu bermain sempurna dan tak terkalahkan selama tujuh babak yang dijalani pada Kamis (22/8) di Wisma Serba Guna GBK Senayan Jakarta. Dia menorehkan 7 VP.

Hasil itu lebih bagus dari para pesaingnya seperti IM Yoseph Taher (runner up), NM Sugeng Prasetyo (peringkat 3), IM Nayaka Budhidharma (peringkat 4), dan NM Eri Purnama (peringkat 5) yang sama-sama menorehkan 6,5 VP.

Menghadapi M. Ariel dari Jawa Barat (Jabar) di babak pemungkas jadi partai penentu bagi Satria Duta. Pada partai itu, Duta menang mutlak setelah melalui pertarungan sengit.

Enam babak sebelumnya juga dilalui dengan usaha yang cukup menegangkan. Hanya saja, dengan ketenangan yang dimiliki, Duta berhasil menumbangkan enam pemain lainnya dengan hasil yang sempurna.

Enam pecatur yang dikalahkan sebelumnya adalah Benediktus Kevin (Jabar), Juherza Adiwindra Akbar (Jatim), Hambali (Sumbar), M Safenudin Perwiratama (Jateng), FM Johan Gunawan (Jabar), dan FM Deni Sonjaya.

Pecatur bergelar FM itu begitu bangga atas pencapaian yang dia dapat di ajang itu. Terlebih, dia mencatatkan hasil sempurna.

”Saya tampil lebih tenang dan menyerang dengan baik,” ujar Duta saat diwawancarai.

Gelar juara yang diraih Satria Duta juga harus menunggu hingga babak ketujuh berakhir. Sebab, sebelum menjalani laga pemungkas, tiga pecatur memiliki poin sama, 6 VP. Selain Duta, ada Yoseph Taher dan Sugeng Prasetyo.

”Sampai babak keenam masih ada tiga pecatur yang full point. Kalau saya tidak menang bisa terlempar posisi,” tutur Duta.

Mengenai persaingan secara umum, pria yang mengenyam pendidikan home schooling itu menyebut sangat ketat. Apalagi, dia harus berlaga lawan sejumlah pecatur yang lebih senior.

”Saya sudah sering main di turnamen open dan sudah terbiasa lawan dengan pecatur yang lebih tua,” jelas Duta.

Hasil positif itu juga diakui bisa jadi modal untuk menatap Olimpiade Catur di Budapest, Hongaria, pada September. Duta merupakan salah satu pecatur yang masuk pelatnas proyeksi Olimpiade. Sehingga tidak main di Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh - Sumut.

”Iya, bisa jadi modal buat Olimpiade,” imbuh Duta.

Sementara itu, Direktur Turnamen Japfa Chess Festival 2024 Hendry Jamals menyatakan, Duta pantas menjadi juara di ajang berhadiah total Rp 325 juta.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore