Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Agustus 2024 | 17.47 WIB

Bandingkan Kualitas Medali Emas Olimpiade 2020 dan 2024, Yang Terbaru Mirip Bungkus Coklat

Pebulu tangkis tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen, membandingkan dua medali emas yang diraihnya di Olimpiade 2020 (kiri) dan Olimpiade 2024. (sportbible) - Image

Pebulu tangkis tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen, membandingkan dua medali emas yang diraihnya di Olimpiade 2020 (kiri) dan Olimpiade 2024. (sportbible)

JawaPos.com – Atlet Olimpiade, Viktor Axelsen, yang memenangkan emas bulu tangkis nomor tunggal putra di Olimpiade 2020 dan Olimpiade 2024, membandingkan keduanya secara berdampingan. Hasilnya sangat mengejutkan dari penampakan kedua medali tersebut.

Pebulu tangkis asal Denmark itu membandingkan medali emasnya satu sama lain dalam postingannya baru-baru ini di media sosial. Dan, orang-orang yang online segera menyadari perbedaan yang mencolok.

Axelsen turun ke X (Twitter) untuk memamerkan medali emasnya sebelum menunjukkan keduanya, di mana para penggemar kemudian memuji kualitas medali Tokyo.

Medali terbarunya menuai kritik, bahkan disamakan dengan 'bungkus coklat'.

Pengguna pertama X menulis: "Yang di Tokyo kelihatannya mahal... sedangkan yang di Paris cuma enak."

Yang kedua menambahkan: "Medali Tokyo terlihat jauh lebih baik karena jumlah emasnya lebih banyak. Emas saja sudah menarik."

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Viktor Axelsen (@viktoraxelsen)

Yang ketiga berkata: "Tokyo terlihat lebih baik."

Yang keempat menambahkan: "Medali Olimpiade Tokyo lebih baik."

Yang lain bercanda: "Tokyo terlihat cantik dari belakang...Paris terlihat seperti bungkus coklat."

Meskipun kedua medali emas tersebut merupakan sesuatu yang indah, medali Tokyo lebih menonjol dibandingkan medali Paris.

Sementara atlet skateboard Amerika Serikat, Nyjah Huston, termasuk atlet yang menggerutu menyikapi kualitas medali di Olimpiade 2024. Dia meraih medali perunggu bersama Negeri Paman Sam.

Huston kemudian mengkritik kualitas medalinya ketika dia mengungkapkan bahwa seminggu setelah menempati posisi ketiga dalam skateboard jalanan putra, medali perunggunya tampak memburuk.

“Medali Olimpiade ini tampak bagus ketika masih baru, tetapi setelah membiarkannya menempel di kulit saya dengan sedikit keringat dan membiarkan teman-teman memakainya selama akhir pekan, ternyata kualitasnya tidak setinggi yang Anda kira,” katanya kepada pengikutnya di media sosial.

Sambil membalikkan medali perunggunya, atlet AS itu menambahkan: "Bahkan bagian depan mulai sedikit terkelupas. Medali Olimpiade - mungkin perlu sedikit meningkatkan kualitasnya."

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore