
Nama Greysia/Apriyani terukir sebagai peraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020. (kemenpora.go.id)
JawaPos.com — Olimpiade 2024 di Paris kembali menunjukkan dominasi negara-negara Asia Tenggara dalam perolehan medali. Indonesia menjadi salah satu negara yang mencatat prestasi gemilang dengan perolehan medali emas tertinggi kedua di Asia Tenggara.
Meski bukan yang terbanyak dalam jumlah emas, Indonesia berhasil mengumpulkan total medali terbanyak di antara negara-negara ASEAN lainnya. Berikut adalah deretan fakta dan prestasi Indonesia di ajang Olimpiade, serta peran besar bulu tangkis sebagai penyumbang utama medali emas.
Indonesia mencatat prestasi gemilang di Olimpiade 2024 dengan menempati posisi kedua dalam perolehan medali emas di Asia Tenggara. Meskipun tidak berhasil mengungguli Thailand yang meraih 10 medali emas, Indonesia tetap membuktikan diri sebagai negara yang konsisten dalam perolehan medali. Thailand, yang beribu kota di Krung Thep Maha Nakhon atau lebih dikenal sebagai Bangkok, telah mengoleksi 10 emas di Olimpiade. Meski begitu, Indonesia tetap unggul dalam jumlah total medali dengan mengumpulkan 37 medali sepanjang sejarah, mengalahkan Thailand yang meraih 35 medali.
Dalam sejarah Olimpiade sejak 1896 hingga edisi 2020, Malaysia tercatat memiliki 0 emas, 8 perak, dan 5 perunggu, dengan total 13 medali. Sementara itu, negara-negara seperti Brunei Darussalam, Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste belum berhasil meraih medali Olimpiade. Ini menempatkan Indonesia dalam posisi yang sangat terhormat di antara negara-negara ASEAN.
Salah satu cabang olahraga yang menjadi andalan Indonesia dalam meraih medali emas adalah bulu tangkis. Total 8 medali emas telah disumbangkan oleh para atlet bulu tangkis Tanah Air. Momen medali emas pertama yang sangat fenomenal dan masih diingat adalah ketika Alan Budikusuma menjadi juara tunggal putra di Olimpiade Barcelona 1992. Pada saat yang sama, Susi Susanti juga berhasil meraih emas di tunggal putri, menjadikan mereka pasangan yang mencatat sejarah sebagai peraih emas pertama di cabang olahraga bulu tangkis yang dipertandingkan di Olimpiade.
Berikut adalah daftar lengkap peraih medali emas Indonesia sepanjang sejarah Olimpiade:
Alan Budikusuma (tunggal putra, Olimpiade Barcelona 1992, Spanyol)
Susi Susanti (tunggal putri, Olimpiade Barcelona 1992, Spanyol)
Rexy Mainaky dan Ricky Subagja (ganda putra, Olimpiade Atlanta 1996, Amerika Serikat)
Tony Gunawan dan Candra Wijaya (ganda putra, Olimpiade Sydney 2000, Australia)
Taufik Hidayat (tunggal putra, Olimpiade Athena 2004, Yunani)
Markis Kido dan Hendra Setiawan (ganda putra, Olimpiade Beijing 2008, Tiongkok)
Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir (ganda campuran, Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Brasil)
Greysia Polii dan Apriyani Rahayu (ganda putri, Olimpiade Tokyo 2020, Jepang)
Meskipun Indonesia selalu menjaga tradisi emas sejak Olimpiade Barcelona 1992, ada satu momen ketika Indonesia gagal meraih medali emas, yaitu pada Olimpiade London 2012. Pada edisi tersebut, Indonesia diwakili oleh delapan atlet bulu tangkis, termasuk Taufik Hidayat.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
