
Produk sepatu terinspirasi dari olahraga lari, anggar, voli, dan gulat.
JawaPos.com–Merek sepatu asal Amerika Serikat, Converse kembali merilis Siluet Run Star Trainer. Produk terinspirasi dari masa lalu, tetapi dirancang untuk kehidupan masa kini.
Sepatu yang juga terinspirasi dari olahraga lari, anggar, voli, dan gulat, menawarkan gaya baru bagi mereka yang menghargai keserbagunaan, ekspresi diri, dan kenyamanan.
Run Star Trainer memadukan dan memodernisasi komponen DNA Converse dengan memanfaatkan berbagai riwayat dimensi olahraga Converse yang tidak diketahui kebanyakan orang. Siluet baru itu juga menunjukkan kemampuan luar biasa dalam mengambil inspirasi dari sejarah dan gaya yang familiar, untuk mendesain ulang sepatu mereka dari awal.
Run Star Trainer mengambil inspirasi dari hampir 20 siluet warisan, yang semuanya pada awalnya dibuat khusus untuk olahraga. Seperti karate, anggar, sepak bola, gulat, lompat jangkit, hingga lari rintang.
Pola tapak outsole juga dikreasi berdasar konsep Chuck Taylor All Star, diperpanjang secara berlebihan melalui tumit dan dicap dengan logo Bintang dari Run Star Hike, yang pertama kali diperkenalkan pada 2019.
Eksplorasi selalu menjadi komponen penting dari jenama dan telah memungkinkan eksperimen lanjutan dalam warna, fit, bahan, dan proporsi. Perpaduan material pada koleksi ini adalah nilon, suede, dan kulit, yang menawarkan dimensi yang kaya pada upper, dengan berbagai pilihan warna berani. Golden Wren, biru, merah, egret, dan hitam.
Selain itu, siluet ini juga dirancang melalui pendekatan baru terhadap kesesuaian, bentuk, dan postur serta serangkaian produk baru yang diperkenalkan Converse dalam satu tahun terakhir. Run Star Trainer tersedia secara eksklusif pada 18 Juni. Sedangkan di semua gerai lainnya akan mulai 28 Juni.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
