
FOKUS: Bima Al Ayman Modjo bertanding di BNI Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI Perorangan Taruna Dewasa 2023 di Gor Universitas Negeri Jakarta beberapa waktu lalu.
HINGGA usianya 7 tahun, ungkapan like father like son melekat pada Ayman. Masa kecil lelaki kelahiran 9 Oktober 2005 itu begitu dekat dengan musik, dunia yang membesarkan sang ayah, Akhdiyat Duta Modjo.
”Tapi, itu semua berhenti karena bulu tangkis. Sejak tujuh tahun, aktivitasku bulu tangkis saja,” katanya saat ditemui Jawa Pos di GOR Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun, beberapa waktu lalu.
Setelah rutin memegang raket, Ayman tak lagi memainkan alat musik. ”Main musik bisa sih, tapi drum udah enggak lancar. Dulu sempat les, tapi sekarang udah caur (hancur, Red) mainnya,” ujar penggemar Lin Dan dan Viktor Axelsen itu.
Ayman tidak tahu persis alasan yang membuatnya gandrung pada tepok bulu. ”Dari dulu suka. Terus tiap nonton pemain dunia, keren aja gitu,” ungkapnya. Suatu ketika, dia meminta kepada Duta untuk les bulu tangkis. Maka, sejak duduk di bangku kelas II SD, dia serius berlatih badminton.
Duta, menurut Ayman, sangat mendukung aktivitas olahraganya tersebut. Bahkan, vokalis band Sheila on 7 itu sampai membuatkan GOR di depan rumah mereka yang di Jogjakarta pada 2015.
”Itu dari bokap. Dia support banget. Bokap kadang main. Ibu (Adelia Lontoh, Red) juga sama. Ibu dan bapak suka ikut kalau tanding, jadi bertiga doang keluar,” tutur pemain klub Modjo Art of Badminton (MAB) Jogjakarta tersebut.
Dulu klub yang bermarkas di GOR depan rumah Ayman itu punya belasan atlet. Namun, saat pandemi melanda, GOR ditutup. ”Sekarang sudah dibuka lagi. Tapi, sekarang saya sendiri, kayak privat gitu. Belum mulai dibuka lagi akademinya,” jelasnya.
Tak hanya mempersembahkan GOR untuk buah hatinya, Duta juga sering terlihat mendampingi Ayman saat bertanding. ”Yang dampingin atau jadi ofisialnya bokap. Bokap juga kebetulan yang mengantar saya bulu tangkis bertahun-tahun. Dia paham lah. Strategi paham,” terangnya.
Makin serius di badminton, apakah Ayman berambisi untuk menembus Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) PBSI Cipayung? ”Saya sekarang fokus latihan dulu buat pertandingan-pertandingan,” jawabnya.
Selain itu, alasan lain yang membuatnya tidak menggebu-gebu untuk masuk pelatnas adalah Duta. ”Saya pengin ke mana-mana profesional gitu. Soalnya kan bokap suka ikut. Jadi ya sudah. Saya juga ngerasa lebih nyaman lah ke mana-mana kalau profesional,” terangnya.
Selain di dalam negeri, Ayman rajin berkompetisi di turnamen internasional. Februari lalu dia berlaga dalam Sri Lanka International Challenge. Bulan ini dia bertanding dalam kejuaraan internasional di Eropa. Dan, tentu saja Duta sekeluarga mengantarkan Ayman menggapai cita-citanya. (drw/raf/c19/hep)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
