
Para pegolf mengikuti acara Golf Bersama Om Japto S. Soerjosoemarno di Damai Indah Golf, BSD Course, Kamis (9/2). Istimewa
JawaPos.com–Sebanyak 18 Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Golf Indonesia (PGI) dan 55 Golf Club menghadiri acara Golf Bersama Om Japto S. Soerjosoemarno. Acara yang digelar di Damai Indah Golf, BSD Course, Kamis (9/2), diikuti 144 player.
Ketua Umum Insan Golf Jakarta (IGJ) Adi mengatakan, meskipun IGJ baru berumur 3 tahun tetapi sudah menghasilkan atlet-atlet berprestasi. Itu karena sering mengadakan turnamen.
”IGJ sering menyelenggarakan turnamen. Bukan lagi setahun sekali melainkan sebulan sekali,” kata Adi.
Hal itu membuahkan hasil bisa dilihat dari beberapa pegolf junior IGJ yang bisa meraih kemenangan di setiap kejuaraan. Salah satunya menurut dia, Nabil Al Manaf yang merupakan pegolf junior IGJ yang berumur 17 tahun.
”Program Nabil bukan lagi mengejar world ranking amatir tetapi mengejar world ranking pro. Ini bisa didapat karena pembinaan berkelanjutan yang dilakukan Om Japto selaku founder Insan Golf Jakarta,” ujar Adi.
Selain itu lanjut dia, ada Milani Adisti pegolf perempuan berusia 14 tahun yang berlatih bersama IGJ saat ini meraih ranking ke 722 dunia. ”Itu diraih dalam kurun waktu kurang dari satu tahun,” tambah Adi.
Menurut dia, banyak pencapaian yang didapatkan IGJ selama di bawah asuhan Japto S. Soerjosoemarno. Keberhasilan pembinaan dan pelatihan tersebut bisa diterapkan di PGI sehingga bisa menghasilkan atlet-atlet berprestasi di tingkat dunia.
Ketua Jakarta Master Club (JMC) Suharsono yang juga perwakilan Golf Club memiliki keyakinan jika PGI dipimpin Japto S. Soerjosoemarno akan memberikan dampak perubahan ke arah yang lebih baik.
”Kami yakin jika Pengurus Besar (PB) PGI dipimpin Mas Japto dengan jaringan yang luas, kerja sama antara PB, Pengprov, dan Pengcab akan berjalan lebih baik. Itu artinya kemajuan golf Indonesia menjadi nyata,” papar Suharsono.
Ketua Pengprov PGI DKI Reza Rajasa menambahkan, Japto S. Soerjosoemarno merupakan sosok yang dibutuhkan di golf Indonesia. Sebab, lebih mengedapankan diskusi.
Menurut dia, ketua PGI harus memiliki sifat mengayomi, mempunyai kedekatan dengan instansi, dan memahami betul strategi untuk memajukan Golf Indonesia.
”Semua itu ada pada diri Japto S. Soerjosoemarno,” ucap Reza.
Sementara itu, Japto S. Soerjosoemarno menyampaikan kesiapannya menjadi ketua umum PGI. Menurut dia, menjadi ketua bukan seperti raja yang mempertahankan kekuasaan. Justru tetapi ketua harus bisa melayani dan memenuhi aspirasi setiap anggota.
”Saya ingin menciptakan rumah bagi para pegolf. Karena berbicara tentang golf, semua komunitas dan Asosiasi Pemilik Lapangan Golf Indonesia (APLGI) harus bisa berjalan beriringan bergandengan tangan. Ini yang ingin saya ciptakan di PGI nanti,” ujar Japto S. Soerjosoemarno.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
