
Petenis tunggal putri Indonesia Aldila Sutjiadi mengembalikan bola ke arah petenis Thailand Aunchisa Chanta pada pertandingan final tenis beregu putri SEA Games 2023.
JawaPos.com – Petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi harus berkemas meninggalkan Australia Open, Senin (22/1). Fakta itu terjadi setelah Aldila kandas di pertandingan ganda campuran babak kedua yang tertunda.
Aldila, yang berpasangan dengan petenis Selandia Baru Michael Venus, kalah dari pasangan tuan rumah Olivia Gadecki/Marc Polmans 7-5, 3-6, 6-10.
Pertandingan yang berlangsung selama satu jam 27 menit itu berlangsung ketat. Kedua pasangan saling berkejar-kejaran angka hingga set pertama harus dilewati melalui tiebreak.
Berhasil mengambil set pertama tak membuat perjalanan Aldila/Venus mulus di set kedua. Gadecki/Polmans memimpin satu poin lebih unggul, sementara pasangan Indonesia/Selandia Baru menyusul untuk menyamakan kedudukan di setiap gim.
Kedudukan 3-3 menjadi titik di mana Gadecki/Polmans berhasil melepas ekor yang selalu dibuntuti Aldila/Venus, melaju untuk mengamankan set kedua 6-3 sekaligus memaksa keduanya memainkan 10 poin tiebreak.
Aldila/Venus mengambil angka terlebih dahulu pada babak super tiebreak. Namun, Polmans dengan servisnya yang menggelegar berhasil mengambil dua angka setelahnya.
Sejak itu kedua pasangan saling mengejar angka menyamakan kedudukan hingga 5-5. Gadecki/Polmans menyelamatkan empat angka untuk match point, tetapi Aldila/Venus berusaha untuk menggagalkan dengan berhasil mengambil angka.
Namun, upaya Aldila/Venus tersebut hanya menunda kemenangan Gadecki/Polmans yang menutup pertandingan dengan 10-6.
Penundaan Laga
Pertandingan itu semestinya dimainkan pada Minggu (21/1) malam, namun laga mereka mundur satu hari setelah pertandingan tunggal putra antara Alex de Minaur melawan Andrey Rublev harus berlangsung sampai lima set.
Kekalahan di nomor ganda campuran melengkapi derita Aldila di Australia Open kali ini. Dia juga tidak mampu melanjutkan kiprahnya di nomor ganda putri. Berpasangan dengan petenis Jepang, Miyu Kato, mereka tersisih di babak pertama.
Petenis berusia 28 tahun itu juga belum dapat mengulang prestasinya di dua Grand Slam tahun lalu, di mana mereka berhasil menjejakkan kaki di semifinal ganda campuran French Open dan Wimbledon bersama rekannya petenis Belanda Matwe Middelkoop.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
