Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 September 2021 | 01.24 WIB

Sikat Jonatan Christie, No 43 Dunia Bangga Kalahkan Pemain Top Dunia

Brian Yang vs Jonatan Christie (Badminton Photo) - Image

Brian Yang vs Jonatan Christie (Badminton Photo)

JawaPos.com-Kejutan terjadi pada laga penyisihan Grup C Piala Sudirman 2021. Tunggal putra Kanada yang masih berusia 19 tahun, Brian Yang, di luar dugaan berhasil membekap pemain Indonesia Jonatan Christie.

Pemain nomor 43 dunia tersebut mengandaskan Jonatan yang saat ini menempati ranking tujuh dunia dalam rubber game. Berlaga di Energia Areena, Vantaa, Finlandia tadi malam (27/9), Yang yang kandas telak pada game pertama, bangkit untuk menang dengan skor 9-21, 22-20, dan 21-18.

“Saya tahu Jonatan sangat kuat. Secara fisik, dia sangat kuat. Sepanjang pertandingan, saya mencari cara untuk menyerang,” kata Yang dalam wawancara di mixed zone setelah pertandingan.

Yang memang dihajar telak pada game pertama. Namun dia berhasil bangkit di game kedua. Sempat tertinggal 0-6, Yang bangkit luar biasa. Dia bahkan mencapai interval lebih dulu dalam kedudukan 12-10. Setelah itu, Jonatan berusaha mengejar dan bahkan kembali unggul jauh 17-13.

Photo

Jonatan Christie secara mengejutkan dikalahkan pemain Kanada Brian Yang. (Badminton Photo)

Dalam situasi yang semakin terdesak, Yang memaksa Jonatan melakukan banyak kesalahan sendiri. Alhasil, saat berada di ambang kekalahan karena tertinggal 19-20, Yang mampu mencetak tiga angka beruntun untuk mengambil game kedua dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

“Pada game kedua, saya sangat siap bermain dengan reli-reli panjang. Awalnya saya kesulitan, namun pada akhirnya saya menemukan cara untuk mengalahkannya,” kata Yang.

“Saya bahagia bisa menang karena dia adalah pemain kelas dunia. Setiap kemenangan melawan pemain kelas dunia merupakan hal yang berharga. Pada game kedua, dia selalu unggul tapi saya bisa memenangkan game kedua. Dengan kemenangan ini, saya sekarang menjadi semakin percaya diri,” imbuh Yang.

Di awal game ketiga, Yang mengontrol penuh jalannya pertandingan. Dia unggul jauh 13-7. Jonatan sempat menekan dengan sangat intens dan memperkecil kedudukan menjadi cuma satu angka dalam kondisi 16-17. Tetapi dalam situasi kritis, Yang keluar dari tekanan untuk memenangkan pertandingan.

“Saya sendiri tidak merasa sangat tertekan. Sebab, saya pemain uderdog yang melawan pemain top dunia. Saya mencoba untuk bermain lepas. Orang mengira saya akan kalah, jadi saya tidak ada beban. Saya mencoba bermain sebaik mungkin, mengeluarkan kemampuan yang saya bisa,” kata Yang.

Dalam analisis Yang, Jonatan terbebani karena dalam pertandingan sebelumnya, tunggal putri Indonesia Ester Nurumi Tri Wardoyo dibekuk Rachel Chan dalam rubber game, 24-22, 8-21, dan 18-21. Kekalahan itu membuat Kanada berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Sebelumnya duel tunggal putri itu, Indonesia unggul 1-0 melalui ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Fajar/Rian mengandaskan B. R. Sankeerth/Nyl Yakura, 21-16, 21-10.

“Saat Rachel menang, mungkin itu memberikan tekanan kepada Jonatan. Jadi saya mengira, kemenangan Rachel ini berdampak pada mental Jonatan,” kata Yang.

“Di sisi lain, kemenangan Rachel itu memberikan dorongan mental kepada saya. Membuat saya semakin percaya diri. Sebelum pertandingan dan sebelum turnamen ini, saya tidak mencoba untuk berharap lebih. Saya hanya ingin menjalani setiap pertandingan dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Pada akhirnya, Indonesia menang susah payah atas Kanada dengan skor 3-2. Atas hasil ini, Indonesia dipastikan lolos ke perempat final.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore