Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 Agustus 2021 | 04.01 WIB

Marquez Takut Lengannya Tidak Bisa Kembali Normal

Honda Spanish rider Marc Marquez has a poster with the number 11 on his motorbike as he celebrates winning the German MotoGP Grand Prix at the Sachsenring racing circuit in Hohenstein-Ernstthal near Chemnitz, eastern Germany, on June 20, 2021. - Marc Marq - Image

Honda Spanish rider Marc Marquez has a poster with the number 11 on his motorbike as he celebrates winning the German MotoGP Grand Prix at the Sachsenring racing circuit in Hohenstein-Ernstthal near Chemnitz, eastern Germany, on June 20, 2021. - Marc Marq

JawaPos.com – Jalan panjang harus dilalui Marc Marquez untuk bisa kembali ke performa terbaiknya.

Meski berhasil mempertahankan statusnya sebagai King of The Ring di Sachsenring, terlalu nyata terlihat bahwa Marquez masih jauh dari potensinya sebagai pemegang delapan gelar juara di semua kelas.

Bayangan tentang kecelakaan hebat di Jerez tahun lalu masih sesekali mengkhawatirkannya.

Namun saat ini, dia merasa motivasinya lebih tinggi dari sebelumnya setelah melihat potensinya di GP Austria dua pekan lalu.

‘’Dalam kondisi yang sulit, kita perlu menunjukkan potensi kita,’’ ujarnya.

‘’Di dalam momen yang baik-baik saja semua orang gembira dan tersenyum. Di saat yang sulit kita harus berjuang,’’ tandasnya.

‘’Jalan keluar yang mudah adalah berhenti dan kembali lagi saat aku merasa siap satu atau dua tahun lagi,’’ tandasnya.

‘’Tapi itu bukan gayaku. Style-ku adalah bertarung, bertarung melawan kesulitan, mengalami kemajuan, dan kembali lebih kuat,’’

‘’Aku ingin menikmati melaju di atas motor. Sekarang ini aku tidak menikmatinya, tapi sedang kesulitan,’’ paparnya dalam wawancara dengan Guardian.

Marquez juga mengaku sempat ketakutan bahwa dampak dari cederanya itu bisa berpengaruh hingga di luar spectrum olahraga dan bahkan kehidupan sehari-hari.

‘’Aku taut tidak memiliki tangan yang normal lagi. Itu terjadi pada Oktober-November tahun lalu,’’ kenangnya.

‘’Aku tidak bisa mengambil sebotol air, aku kesulitan makan. Aku tidak bisa menggerakkan lengangku dengan normal. Aku benar-benar takut,’’ tandasnya.

Manajer Repsol Honda Alberto Puig mengaku bahwa pihaknya tidak mengira bahwa kesulitan Marquez kembali performa terbaiknya bisa sampai sesulit ini.

Namun dia memuji ketangguhan Marquez yang bisa tetap kompetitif dengan kondisi fisiknya saat ini.

‘’Dia membalap hanya dengan, aku tidak ingin mengatakan satu tangan, tapi katakan saja saja satu setengah tangan. Aku rasa hanya satu orang yang bisa melakukannya, dialah Marc,’’ pujinya.

 

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore