
Honda Spanish rider Marc Marquez has a poster with the number 11 on his motorbike as he celebrates winning the German MotoGP Grand Prix at the Sachsenring racing circuit in Hohenstein-Ernstthal near Chemnitz, eastern Germany, on June 20, 2021. - Marc Marq
JawaPos.com – Jalan panjang harus dilalui Marc Marquez untuk bisa kembali ke performa terbaiknya.
Meski berhasil mempertahankan statusnya sebagai King of The Ring di Sachsenring, terlalu nyata terlihat bahwa Marquez masih jauh dari potensinya sebagai pemegang delapan gelar juara di semua kelas.
Bayangan tentang kecelakaan hebat di Jerez tahun lalu masih sesekali mengkhawatirkannya.
Namun saat ini, dia merasa motivasinya lebih tinggi dari sebelumnya setelah melihat potensinya di GP Austria dua pekan lalu.
‘’Dalam kondisi yang sulit, kita perlu menunjukkan potensi kita,’’ ujarnya.
‘’Di dalam momen yang baik-baik saja semua orang gembira dan tersenyum. Di saat yang sulit kita harus berjuang,’’ tandasnya.
‘’Jalan keluar yang mudah adalah berhenti dan kembali lagi saat aku merasa siap satu atau dua tahun lagi,’’ tandasnya.
‘’Tapi itu bukan gayaku. Style-ku adalah bertarung, bertarung melawan kesulitan, mengalami kemajuan, dan kembali lebih kuat,’’
‘’Aku ingin menikmati melaju di atas motor. Sekarang ini aku tidak menikmatinya, tapi sedang kesulitan,’’ paparnya dalam wawancara dengan Guardian.
Marquez juga mengaku sempat ketakutan bahwa dampak dari cederanya itu bisa berpengaruh hingga di luar spectrum olahraga dan bahkan kehidupan sehari-hari.
‘’Aku taut tidak memiliki tangan yang normal lagi. Itu terjadi pada Oktober-November tahun lalu,’’ kenangnya.
‘’Aku tidak bisa mengambil sebotol air, aku kesulitan makan. Aku tidak bisa menggerakkan lengangku dengan normal. Aku benar-benar takut,’’ tandasnya.
Manajer Repsol Honda Alberto Puig mengaku bahwa pihaknya tidak mengira bahwa kesulitan Marquez kembali performa terbaiknya bisa sampai sesulit ini.
Namun dia memuji ketangguhan Marquez yang bisa tetap kompetitif dengan kondisi fisiknya saat ini.
‘’Dia membalap hanya dengan, aku tidak ingin mengatakan satu tangan, tapi katakan saja saja satu setengah tangan. Aku rasa hanya satu orang yang bisa melakukannya, dialah Marc,’’ pujinya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
