
Japan
JawaPos.com-Jepang memungkasi Olimpiade Tokyo 2020 dengan catatan 27 emas, 14 perak, dan 17 perunggu. Itu jauh melebihi rekor tertinggi sebelumnya yakni 16 emas dari Olimpiade Athena 2004.
Manajer umum untuk delegasi nasional Jepang Mitsugi Ogata memuji performa atlet. Jepang sendiri berada di posisi ketiga klasemen akhir. Tepat di bawah Amerika Serikat (39 emas) dan Tiongkok (38 emas). "Kami senang dapat menyampaikan beberapa berita yang menggembirakan," kata Ogata kepada Reuters.
Menurut Ogata, ada kekhawatiran tentang Olimpiade yang dianggap "tidak perlu" di tengah pandemi. Tetapi, dengan penampilan para atlet Jepang yang luar biasa, penyelenggara secara bertahap mendapatkan kepercayaan publik.
Secara total, medali Jepang mencapai 58 keping. Itu juga rekor. Melebihi catatan tertinggi sebelumnya, yakni 37 medali di Athena.
Medali tersebut termasuk selancar ombak, panjat tebing, dan skateboard. Ketiganya merupakan olahraga yang menjalani debut di Tokyo 2020.
Jepang mendulang emas terbanyak lewat cabang judo. Jepang total meraih 9 emas dari olahraga asli Jepang tersebut. Uniknya, dua atlet Jepang Uta dan Hifumi Abe menjadi saudara kandung pertama dalam sejarah Olimpiade yang memenangi emas pada hari yang sama.
Uta meraih emas kelas 52kg putri. Sedangkan Hifumi merebut emas kelas 66kg putra.
Perusahaan data Gracenote awalnya memperkirakan Jepang bisa mengamankan 60 medali.
Jepang juga menghadapi beberapa kekecewaan besar ketika bintang tenis Naomi Osaka tersingkir di putaran ketiga. Itu cuma beberapa hari setelah dia menjadi sorotan saat menyalakan kaldron api Olimpiade pada upacara pembukaan.
Di cabang olahraga golf, Hideki Matsuyama yang memenangi Turnamen Master 2021, gagal mengantongi perunggu di nomor putra.
IOC sendiri mengabarkan bahwa jumlah penonton televisi Olimpiade ini sangat tinggi. Ini menunjukkan bahwa dukungan publik Jepang terhadap Olimpiade sangat besar.
Bahkan, menurut harian Yomiuri Shimbun, jumlah penonton televisi untuk semifinal sepak bola antara Jepang melawan Spanyol melonjak sampai 43 persen.
Penyelenggara juga memuji keberhasilan mereka dalam mencegah penyebaran Covid-19 di antara staf dan atlet Olimpiade.
Namun, kasus Covid-19 harian di Tokyo membengkak selama Olimpiade. Ini melebihi jumlah sebelumnya. Bahkan sepanjang Olimpiade, kasus korona baru sempat mencapai lebih dari 5.000 kasus.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
