
Ilustrasi pertandingan Livoli.
JawaPos.com–Surabaya Samator dan Jakarta TNI AU sama-sama memiliki nama besar di kancah bola voli nasional. Termasuk Livoli Divisi Utama. Samator sukses meraih delapan gelar juara dan tiga runner up, TNI AU pernah mencicipi dua kali manisnya juara dan dua kali runner up.
Namun, hari ini (11/11), salah satu dari kedua tim bakal turun kasta ke Livoli Divisi Satu musim depan. Hal itu setelah Samator dan TNI AU berada di dua terbawah Grup B. Samator menjadi kuru kunci dengan tanpa meraih kemenangan dan merebut poin di tiga laga fase grup. Sedangkan AU menempati peringkat ketiga setelah takluk dua kali dari Jakarta LavAni dan BIN Pasundan dan hanya menang sekali atas Samator dengan skor 3-1 (25-16, 17-25, 25-21, 25-21).
Duel kedua tim bakal dimainkan di Indoor Stadium Sport Center, Kabupaten Tangerang, Banten. Samator dan AU yang didominasi pemain muda kesulitan bersaing dengan LavAni dan BIN yang memiliki materi pemain mentereng memperkuat di timnas.
Namun, reputasi Samator yang mentereng tak ingin runtuh begitu saja dan berupaya untuk bisa memetik kemenangan sekaligus terhindar dari degradasi ke Livoli Divisi Satu.
”Sebelumnya kan AU yang menang. Besok (hari ini, 11/11) gantian Samator yang menang,” ungkap manajer Samator Hadi Sampurno kepada Jawa Pos.
Dia sudah meminta agar pemain bisa all out di lapangan. Selain itu, juga memperkuat mental dan mengabaikan suara-suara sumbang dari suporter. Lantas, apakah kritikan hingga hujatan sempat meruntuhkan mental tim?
”Nggak juga, tapi pemain kami kebanyakan junior. Jam terbang masih rendah. Mental bisa jadi labil kalau ramai suporter,” ujar Hadi Sampurno.
Pelatih Samator Jeff Jiang Jie menuturkan, sebetulnya di tiga laga sebelumnya pemain sudah menunjukkan kerja keras. ”Tetapi mereka kurang pengalaman. Kompetisi ini untuk mereka mendapatkan pengalaman,” sebut Jeff Jiang Jie, juru taktik asal Tiongkok tersebut.
Namun, kali ini dia berharap situasi bisa berbeda dan pemain bisa memaksimalkan peluang dengan mencetak poin demi poin untuk meraih kemenangan.
Di sisi lain, BIN Pasundan ingin membalaskan kekalahan di laga perdana dengan meraih kemenangan saat melawan LavAni untuk berebut status juara grup. ”Kami akan siapkan strategi yang tepat,” sebut pelatih BIN Ryan Masajedi.
Kali ini, kondisi diharapkan bisa lebih baik. Sebab, di laga perdana, kondisi fisik para pemain belum ideal lantaran beberapa pemain seperti Doni Haryono, Farhan Halim, Cep Indra, hingga Jasen Natanael baru bergabung pasca tampil di Babak Kualifikasi PON.
Jadwal Sabtu (11/11) :
16.00 WIB : Surabaya Samator vs TNI AU
19.00 WIB : Jakarta LavAni vs BIN Pasundan

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
