
WGM Indonesia Dewi AA Citra berhadapan dengan WGM Vietnam Nguyen Thi Mai Hung pada ajang Japfa Chess Festival 2023 di Wisma Serba Guna Senayan, Jakarta.
JawaPos.com–Jumat (20/10), menjadi momen yang kurang menyenangkan bagi Women Grand Master (WGM) Indonesia Dewi AA Citra saat berhadapan dengan WGM Vietnam Nguyen Thi Mai Hung. Dari dua laga yang berlangsung di Wisma Serba Guna Senayan, Jakarta, hasil yang didapat sekali kalah di sesi pagi dan sekali remis di sesi sore.
Hasil itu cukup disesalkan. Sebab, kini rekor keduanya berimbang dengan sekali menang, dua remis, dan satu kalah. Keduanya kini imbang dengan poin 2.
Pecatur ber-elo rating 2256 itu menjelaskan, di sesi sore sebetulnya memiliki kans menang cukup besar. Apalagi memainkan buah putih.
”Iya cuma gak tahu kenapa di akhir terus lepas. Saya ada peluang cuma kalau dipaksain ada risiko juga karena sudah kalah satu pion,” ujar Dewi.
Oleh sebab itu, ketika lawan menawarkan remis, dia menyetujui. Selain itu, ada alasan lain mengapa memilih remis.
”Sebenarnya mungkin kalau tidak main dua babak bisa lanjutin. Tapi karena tadi pagi blunder harusnya menang jadi kalah, sekarang (di sesi sore) juga panjang banget game-nya lebih baik istirahat dulu,” ungkap Dewi.
Ya, kekalahan di sesi pagi ada bekas yang cukup dalam bagi istri dari Sean Winshand itu.
”Iya ada trauma juga. Takutnya kalau saya lanjutkan catur, takutnya berbalik lagi,” sebut Dewi.
Dewi berharap pada pertandingan Sabtu (21/10), bisa lebih rileks sehingga bisa menerapkan strategi dengan baik dan menuntaskan dengan kemenangan.
Sementara itu, Nguyen menyebutkan pertandingan selanjutnya lebih optimistis lantaran bakal memegang buah putih. Hal itu membuatnya bisa lebih leluasa melancarkan serangan.
”Hari ini (Jumat) saya pikir memang draw di game kedua menjadi keputusan terbaik. Besok (Sabtu) mungkin bakal lebih sulit. Karena saya pikir Dewi merupakan pecatur yang sangat kuat,” tutur Nguyen.
Sementara itu, Grand Master Susanto Megaranto masih sempurna di kategori open Japfa Chess Festival 2023. Pecatur terbaik Tanah Air itu berhasil mengalahkan atlet Sumatera Utara (Sumut) bergelar IM Pitra Andika di sesi pagi dan sesama atlet Jawa Barat (Jabar) IM Dede Liu, sore harinya.
Terkait kemenangan di sesi sore, Susanto menyebutkan di awal bermain dengan pembukaan Sisilia.
”Kalau pembukaan memang tergantung lawan juga ya. Kadang ganti-ganti. Persiapan juga begitu,” tutur Susanto ketika diwawancarai.
Bermain dengan catur putih membuat Susanto sudah mengambil inisiatif penyerangan sejak awal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Catatan Buruk Los Che Bisa Berlanjut di El Sardinero
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: La Dea Diburu Krisis, Tim Tamu Lebih Mengenaskan
Prediksi Skor Troyes vs Marseille: Les Phoceens Bidik Pesta Gol, Misi Keluar dari Zona Degradasi!
Prediksi Skor Real Betis vs Osasuna: Rekor Pertemuan Berpihak kepada Los Verdiblancos
Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Real Sociedad vs Deportivo La Coruna: Tuan Rumah Bidik Kemenangan di La Liga
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Freiburg vs Schalke 04 di Bundesliga: Tim Tamu Punya Misi Memutus Tren Buruk

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022