
Jorge Martin (Pramac Ducati) menjadi yang tercepat di FP1 MotoGP Thailand.
JawaPos.com - Kekuasaan Jorge Martin di puncak klasemen pembalap MotoGP hanya bertahan selama 24 jam. Posisinya melorot setelah gagal finis di featured race MotoGP Indonesia, Minggu (15/10).
Rider Pramac Ducati tersebut terjatuh di tikungan keramat T11 Sirkuit Mandalika, di lap ke-14.
Sebelum balapan Minggu, Martin unggul 7 poin atas Francesco Bagnaia di klasemen pembalap. Itu hasil dari kemenangan di sprint race sehari sebelumnya.
"Balapannya sempurna," kata Martin menjelaskan balapannya sebelum terjatuh. "Awal yang bagus dan kemudian saya mencoba untuk membuat jarak lebih besar dari rider di belakang.''
''Ketika saya melihat angka '2,8' (detik jarak dengan rider di belakangnya)saya sangat terkejut. Jadi saya berkata 'OK, sekarang saatnya untuk tetap tenang'."
Martin kemudian mengungkapkan penyebab kesalahan krusialnya yang terjadi di tikungan sebelumnya.
"Saya sedikit melebar di tikungan 10 yang sedikit kotor (permukaan lintasan berdebu), jadi ketika saya masuk ke tikungan 11, saya kehilangan cengkeraman ban depan karena melakukan hal yang sama seperti lap sebelumnya (secara kecepatan). Tapi hal buruk terjadi.''
"Kesalahan saya adalah melebar satu meter di lintasan yang harus dilewati. Ini adalah kesalahan saya.''
Sebelumnya, Martin - yang telah membalikkan keunggulan 66 poin Bagnaia dalam delapan balapan awal menjadi keunggulan 7 poin- kini menuju Seri Australia pekan depan dengan minus 18 poin dari Bagnaia.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
