
Aryono Miranat resmi menjadi pelatih kepala ganda putra Pelatnas.
JawaPos.com – Pelatih ganda putra Indonesia, Aryono Miranat, menyoroti faktor teknis dan kepercayaan diri menjadi hal yang harus lebih ditingkatkan lagi oleh para pebulu tangkis Indonesia.
“Secara garis besar, secara keseluruhan yang perlu diperhatikan adalah faktor teknisnya. Masalah kepercayaan dirinya dan keyakinan dalam bermain perlu ditingkatkan lagi. Konsistensi permainan itu hadir bila kita percaya diri,” kata Aryono dikutip dari keterangan resmi PBSI, Minggu (10/9).
Lebih lanjut, untuk masalah teknis yang perlu dibenahi adalah pertahanan dan akurasi pukulan yang dinilai harus bisa lebih bagus lagi.
“Di latihan nanti saya sudah merencanakan untuk menambah latihan akurasi. Kita juga harus bisa kembali memegang permainan di depan net,” ujar pelatih yang akrab dijuluki Coach Naga Air itu.
Selain itu, Aryono juga menyoroti pasangan-pasangan ganda putra yang berada di bawah asuhannya. Untuk pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, yang kini merupakan ganda putra nomor satu dunia, Aryono menilai mereka sudah mulai merasakan tekanan akan status tersebut.
“Untuk Fajar/Rian saya melihat ada tekanan bagi mereka sebagai pemain nomor satu, apalagi akhir-akhir ini grafiknya tidak stabil. Itu mengakibatkan kepercayaan diri mereka menurun. Saya akan mencoba membangkitkan mental bertanding mereka, jiwa tidak mau kalahnya harus keluar lagi,” ujar pelatih tersebut.
Sementara untuk pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, pelatih menilai mereka masing-masing memiliki masalah di semangat bermain dan komunikasi.
Selanjutnya untuk pasangan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, pelatih menilai permainan terbaik mereka sudah kembali muncul dan stabil, baik dari sisi semangat berjuang dan pola permainan.
“Hanya memang diperlukan konsistensi dan kepercayaan diri yang lebih lagi. Bagaimana Fikri bisa lebih menguasai area depan dan Bagas dengan pukulan kerasnya bisa menjadi senjata di belakang. Di sisi lain, unforced errors mereka juga harus diminimalisir,” terang Aryono.
Adapun langkah ganda putra Indonesia terhenti di babak delapan besar China Open 2023, yang diwakili oleh Bagas/Fikri. Sementara Pram/Yere hanya dapat melaju ke babak 16 besar usai kalah dari Bagas/Fikri.
Sedangkan Fajar/Rian, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, dan Leo/Daniel sudah terhenti di babak pertama turnamen BWF Super 1000 tersebut.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
