
Leo/Bagas menjadi juara Thailand Masters 2026. (Dok. PBSI)
JawaPos.com - Penantian panjang Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana meraih gelar akhirnya berakhir. Duet ganda putra itu sukses juara lagi setelah 518 hari usai menjadi yang terbaik di Thailand Masters 2026.
Leo/Bagas berhasil meraih gelar Thailand Masters 2026 usai meraih kemenangan meyakinkan atas juniornya, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin pada partai final. Unggulan pertama turnamen itu menang 21-10, 21-17 di Nimibutr Stadium, Bangkok, Minggu (1/2).
"Alhamdulillah bisa juara di Thailand Masters super 300 kali ini. Kami sudah lama tidak masuk final, kami juga belum bisa juara lagi setelah Korea Open 2024," kata Leo usai pertandingan.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelatih yang sudah support dan membantu kami berdua," tambahnya.
Korea Open 2024 memang jadi gelar terakhir yang mereka raih sebagai pasangan. Saat itu, Leo/Bagas juara usai mengalahkan wakil tuan rumah, Kang Min-Hyuk/Seo Seung-Jae dengan 18-21, 21-9, 21-8 pada 1 September 2024.
Setelah itu, performa Leo/Bagas mengalami penurunan cukup drastis. Mereka tak pernah juara lagi, bahkan hanya mampu menembus final sekali saja selama lebih dari setahun.
Yakni di All England 2025, di mana Leo/Bagas saat itu jadi runner-up setelah menelan kekalahan dari Seo Seung-jae/Kim Won-ho dengan dua gim langsung 19-21, 19-21. Setelahnya, mereka kerap terhenti di perempat final atau semifinal, bahkan tak jarang juga langsung kandas di babak-babak awal.
Rasa emosional pun diluapkan Leo Rolly setelah mengunci gelar Thailand Masters 2026. Dia sampai membanting raket meluapkan kelegaannya bisa juara lagi.
"Saya juga mau meminta maaf karena selebrasi saya tadi membanting raket, karena udah lama gak juara dan saya spontan banting raket," tutur Leo.
"Yang kami persiapkan sebelum melawan Raymond/Joaquin, pokoknya jangan lengah dan jangan mau mengadu dengan kecepatan mereka, karena mereka lebih muda jadi tidak bisa dipungkiri mereka pasti lebih cepat," tambahnya.
Bagas menambahkan, motivasi dirinya dan Leo dalam pertandingan final Thailand Mastera 2026 berlipat. Mereka sudah menyatukan tekad untuk bangkit setelah lama tak naik podium tertinggi.
"Motivasi untuk pertandingan ini banyak dari orang tua, diri sendiri dan partner, karena kami sudah lama vakum podium dan kami mau bangkit lagi. Ternyata ini rasanya kebangkitan," kata Bagas.
Lebih lanjut, Bagas menegaskan bahwa gelar Thailand Masters 2026 tak lantas membuat mereka puas. Keduanya masih bertekad untuk meraih gelar lain yang lebih prestisius.
"Tetapi jangan cepat puas karena masih ada pertandingan-pertandingan lainnya. Gelar ini kami persembahkan untuk semua orang, terutama buat kami berdua," tutup Bagas.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
