Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 Mei 2020 | 05.05 WIB

Promotor Kelas Dunia Ingin Adakan Perebutan Juara Dunia di Taman Rumah

British boxer Anthony Joshua celebrates after winning the heavyweight boxing match between Andy Ruiz Jr. and Anthony Joshua for the IBF, WBA, WBO and IBO titles in Diriya, near the Saudi capital on December 7, 2019. - Joshua reclaimed his world heavyweigh - Image

British boxer Anthony Joshua celebrates after winning the heavyweight boxing match between Andy Ruiz Jr. and Anthony Joshua for the IBF, WBA, WBO and IBO titles in Diriya, near the Saudi capital on December 7, 2019. - Joshua reclaimed his world heavyweigh

JawaPos.com-Promotor juara dunia tinju kelas berat Anthony Joshua, Eddie Hearn, berencana menyelenggarakan pertarungan tinju di taman belakang rumahnya sendiri begitu tinju profesional bisa kembali digelar pada Juli. Itu adalah masa setelah lockdown karena pandemi Covid-19.

Rumah mansion dan markas besar Hearn di Brentwood di sebelah timur laut London, punya lapangan yang luas dan dia sudah mengatakan kepada Daily Mail bahwa pihaknya akan mempertimbangkan tarung malam dalam empat akhir pekan berturut-turut. Skenarionya, masih tetap tanpa penonton.

"Ini misi besar. Kami akan mengubah markas besar kami di sini menjadi sebuah venue outdoor untuk melangsungkan pertarungan tinju, dengan kanopi penuh di tengah taman dan ring yang menghadap London," kata bos Matchroom ini.

"Coba bayangkan. Saat itu musim panas, rumah semua cerah, anda menyaksikan Canary Wharf di kejauhan dan kembang api meletup. Lalu di atas bukit berjalanlah Dillian Whyte dan Alexander Povetkin untuk pertarungan besar di padang rumput saya," imbuhnya.

Dewan Pengawas Tinju Inggris (BBBofC) berharap bisa melanjutkan lagi turnamen tinju profesional di Inggris mulai Juli. Namun, dengan aturan-aturan yang ketat dan tak boleh ada penonton.

Di antara aturan yang dibahas, termasuk keharusan mengenakan pelindung wajah oleh petinju selama naik ring. Juga adanya pelarangan meludah di ring.

Whyte dan Povetkin yang asal Rusia mestinya bertarung di Manchester pada 2 Mei untuk perebutan sabuk juara dunia kelas berat interim WBC. Namun, laga itu ditangguhkan setelah BBBofC melarang semua pertarungan tinju gara-gara pandemi virus korona baru.

Daily Mail melaporkan bahwa Hearn juga ingin menggelar pertarungan memperebutkan gelar juara dunia antar sesama petinju putri Inggris. Yakni juara dunia kelas bulu super putri WBC Terri Harper melawan Natasha Jonas pertengahan Juli.

"Kami sedang membuat ruang ganti untuk petinju, membuat ruangan untuk ring walk, dan memikirkan bagaimana kami bisa melakukan semua yang dibutuhkan untuk produksi semacam ini dengan sesedikit mungkin orang," ucap Hearn.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore