Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 Mei 2020 | 21.24 WIB

Djokovic Pede Bisa Memecahkan Rekor Grand Slam Terbanyak dalam Sejarah

Photo - Image

Photo

JawaPos.com – Ketika musim turnamen tenis berhenti, pemain nomor satu dunia Novak Djokovic menebar kepercayaan diri. Petenis Serbia itu menyebut dirinya bisa memecahkan rekor sebagai pengumpul gelar grand slam terbanyak sepanjang sejarah tunggal putra sebelum pensiun.

Predikat tersebut sampai saat ini masih dipegang Roger Federer. Petenis asal Swiss yang kini sudah berusia 39 tahun itu telah mengumpulkan 20 gelar mayor. Nole, sapaan Djokovic, sudah mengoleksi 17 titel grand slam. Hanya tertinggal tiga gelar lagi dan selisih dua gelar dari Rafael Nadal yang mengumpulkan 19 titel.

’’Aku selalu percaya dengan diriku sendiri,’’ tegas Nole sebagaimana dilansir ESPN.

’’Aku sangat yakin bisa memecahkan rekor Roger tersebut. Dan aku pastikan mulai saat ini itu adalah target utamaku,’’ tambah petenis 32 tahun tersebut.

Nole memang punya bekal mumpuni untuk mewujudkan ambisi itu. Saat ini, dia sedang berada di ranking puncak. Performa dia juga masih sangat terjaga. Dia meraih gelar grand slam terakhir sebelum kompetisi dihentikan total akibat persebaran virus korona baru pada Maret lalu. Yakni, Australian Open. Itu adalah trofi Australian Open-nya yang kedelapan sepanjang karier.

Selain itu, dia memenangi Dubai Tennis Championship untuk kali kelima. Awal tahun ini, dia juga mengantar Serbia menjadi kampiun ATP Cup. ’’Aku sama sekali tidak percaya dengan batas. Batas hanya ilusi yang dibuat oleh ego dan pikiranmu sendiri,’’ ucap Nole.

Sikap Nole yang berapi-api itu sangat kontras dengan kondisinya pada awal 2018. Mentalnya sempat hancur gara-gara cedera siku selama dua tahun. Dia menjalani operasi pada Februari. Sempat comeback di Indian Wells dan Miami Open, tapi langsung tumbang di babak pembuka. Dia lalu mengumpulkan tim dan keluarganya. Lalu, menyatakan bakal gantung raket.

’’Dia bilang, ’Guys, kalian tahu.. kayaknya aku selesai. Aku tidak tahu apakah aku berhenti selama enam bulan, setahun, atau selamanya’,’’ kisah sang istri, Jelena, di situs resmi ATP.

Setelah itu, dia berlibur dengan keluarganya, dan Jelena terus mengingatkan Nole betapa dia mencintai tenis. Nole kembali berlatih tak lama sepulang liburan.

Sementara itu, ATP dan WTA kemarin mengumumkan perpanjangan libur kompetisi. Dua badan tenis dunia itu kompak menghentikan semua agenda sampai 31 Juli 2020.

Gara-gara keputusan tersebut, sedikitnya ada delapan kompetisi yang dibatalkan. ’’Karena kondisi yang belum menentu, dengan menyesal kami mengambil keputusan ini,’’ ucap Chairman ATP Andrea Gaudenzi.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore