Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 23 Maret 2020 | 00.48 WIB

Sekarang Tugas PBSI Adalah Menjaga Feeling dan Fisik Andalan Olimpiade

Photo - Image

Photo

JawaPos.com – Setelah membatalkan lima turnamen kualifikasi Olimpiade, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) akhirnya menunda ajang bergengsi turnamen beregu dunia Piala Thomas dan Uber.

Ajang dua tahunan yang sedianya berlangsung pada 16–24 Mei di Aarhus, Denmark, tersebut diundur tiga bulan menjadi 15–23 Agustus.

’’Kami mempertimbangkan seluruh faktor, termasuk kesehatan, keselamatan, dan risiko logistik, dalam mengambil keputusan ini,’’ terang Sekjen BWF Thomas Lund dalam pernyataan resmi.

BWF juga terpaksa memundurkan dua agenda pentingnya. Yakni, Forum Anggota BWF (BWF Members Forum) dan Sidang Umum Tahunan (Annual General Meeting) 2020 pada 20-21 Agustus di Aarhus.

’’(Dalam) situasi seperti sekarang, kami melihat kepentingan yang lebih besar. Untuk keselamatan dan kesehatan semua pihak. Kami mengikuti saja. Pengaruhnya bukan cuma ke kami kok. Semua negara merasakan hal yang sama,’’ ungkap Kabid Binpres PBSI Susy Susanti saat dihubungi kemarin.

Sebelumnya, BWF membatalkan Croatian International, Peru International, Kejuaraan Eropa, Kejuaraan Asia, dan Pan Am Individual Championships 2020. Semuanya masuk kualifikasi Olimpiade. Padahal, Race to Tokyo 2020 semestinya baru berakhir 26 April 2020.

Menurut jadwal BWF, kejuaraan baru akan dimulai pada akhir April. Yakni, New Zealand Open 28 April–3 Mei mendatang. Namun, berlangsungnya turnamen Super 300 itu juga bergantung pada perkembangan situasi global. Masih ada kemungkinan kembali dibatalkan jika wabah korona tidak segera teratasi.

Jika situasi kembali normal pada April, paling tidak ada tiga turnamen yang bisa diikuti sebelum Olimpiade. Yakni, Australia Open pada 2–7 Juni, Thailand Open 9–14 Juni, dan Indonesia Open 16–21 Juni. Itu pun terlalu mepet dengan jadwal Olimpiade 24 Juli–9 Agustus.

’’Belum ada informasi dari BWF kapan kejuaraan dimulai lagi. Yang diumumkan cancel sampai akhir April, tapi harus dilihat lagi. Kejadian ini terkait hal luar biasa yang berlangsung secara global,’’ tambah peraih emas Olimpiade Barcelona 1992 itu.

Terkait persiapan turnamen menjelang Olimpiade yang belum pasti, Susy tak ingin berspekulasi. ’’Yang penting, bagaimana semua bisa lancar dulu. Melewatinya satu per satu, baru memikirkan seperti apa. Plus-minusnya tidak ada, tetap utamakan keselamatan dan kesehatan,’’ ujarnya.

Hingga kini, pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta, berlangsung normal. Hanya, sejumlah pemain tim All England 2020 masih menjalani latihan terpisah selama 14 hari. Tanpa kejuaraan sampai akhir April, masa pemulihan dan persiapan mereka lebih panjang.

’’Tanpa pertandingan, otomatis peningkatan latihan tidak terlalu intens. Jaga feeling, kondisi fisik mereka. Terutama atlet yang jadi andalan ke Olimpiade nanti,’’ imbuh Susy.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore