Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Desember 2019 | 00.00 WIB

Saya Bersemangat Banget Duet Sama Mas Owi, Saya Tak Mau Menyia-nyiakan

Pemain ganda putri Badminton Indonesia Ni Ketut Istarani dan Apriyani Rahayu Mahadewi saat menghadapi pemain ganda putri Thailand Rawinda Prajongjai dan Puttita Supajirakul pada babak Final beregu putri Badminton Sea Games 2019 di Multinlupa Filipina, kem - Image

Pemain ganda putri Badminton Indonesia Ni Ketut Istarani dan Apriyani Rahayu Mahadewi saat menghadapi pemain ganda putri Thailand Rawinda Prajongjai dan Puttita Supajirakul pada babak Final beregu putri Badminton Sea Games 2019 di Multinlupa Filipina, kem


JawaPos.com-Publik sudah merindukan duet ganda campuran sehebat Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir. Memasangkan Owi, sapaan Tontowi, dengan Winny Oktavina Kandow kurang berhasil. Maka, tidak heran kalau wacana memasangkan Owi dengan Apriyani Rahayu disambut antusias. Kecepatan dan power Apri diharapkan cocok dengan Owi. Bagaimana Apri menghadapi tantangan baru itu?


Berikut ini penuturan Apri kepada wartawan Jawa Pos Ragil Putri Imalia. 




Kapan dapat kabar dipasangkan dengan Owi?


Kurang lebih sebelum SEA Games 2019. Sekitar November. Cuma, saya dan Mas Owi ada komunikasi dengan pelatih saya, Eng Hian. Terus pelatih saya dengan Kak Icad, Richard Mainaky, pelatih ganda campuran, ngobrol juga. Jadi, mungkin dari situ. Pokoknya, saya sama Mas Owi komunikasi sih. Mas Owi ngasih tau, terus saya mau. Saya tanggung jawab aja pokoknya.


Tanggapan kamu seperti apa?


Benar atau tidaknya, kita lihat nanti. Pokoknya, semua warga Indonesia turut mendoakan saja. Saya sama Mas Owi bisa benar berpasangan dan semoga bisa dapat prestasi yang baik juga. Tunggu saja.


Kamu pribadi memang ingin berpasangan dengan Owi?


Saya semakin bersemangat. Pokoknya semangat sekali dengan tanggung jawab yang diberikan PBSI. Ya main di ganda putri atau ganda campuran. Itu juga bukan hal yang gampang kan bisa menjaga keduanya. Saya harus belajar. Saya dan Mas Owi juga tidak ingin menyia-nyiakan. Saya mau berprestasi dengan Mas Owi. Apalagi, pencapaiannya sudah luar biasa banget.


Saya malah tambah bersemangat ingin (berprestasi) seperti itu juga. Saya dengan Kak Greys (Greysia Polii) yang sudah pengalaman. Dengan Mas Owi juga yang sudah berpengalaman. Saya tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang ada.


Jika terjun di ganda campuran, berarti kamu akan main rangkap. Bagaimana antisipasinya?


Saya menjaga kondisi tentu. Jaga makan, jangan sampai over. Awal Januari juga sudah ada pertandingan. Kemarin liburan saya juga tidak mau over segalanya. Karena sejak awal Januari dipasangkan dengan Mas Owi, meski belum tahu bisa tanding atau tidak di turnamen-turnamen.


Sudah sempat latihan bareng dengan Owi?


Belum sih. Kemarin saya masih persiapan untuk SEA Games dan BWF World Tour Finals. Nah, mungkin nanti kalau Mas Owi sudah latihan beberapa kali akan latihan untuk ganda campuran juga sama dia.


Kamu belum punya ranking ganda campuran, nih. Gimana nanti strateginya?


Itu urusan pelatih, mau main dua atau satu, sama programnya seperti apa. Kalau saya disuruh main, ya main saja. Saya selalu siap terus. Semoga nanti pas main di Indonesia (Indonesia Masters, Januari mendatang, Red), sudah bisa turun sama Mas Owi. Dalam Malaysia Masters kalah ranking memang, jadi nggak bisa main. Karena lagi kualifikasi Olimpiade, jadi masih banyak banget pemain yang ingin tanding di situ untuk ambil poin.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore