Chafidz Yusuf mrnjadi kepala pelatih ganda putra pratama Pelatnas PBSI. (Instagram Chafidz Yusuf)
JawaPos.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, Eng Hian memberikan penjelasan terkait perombakan pelatih pada sektor ganda putra Pelatnas PBSI. Ia membeberkan alasan mempromosikan Chafidz Yusuf, peramu duet fenomenal The Minions ke tim utama.
PBSI beberapa waktu lalu mengumumkan ada perubahan komposisi pelatih di Pelatnas Cipayung. Yakni memutar tiga posisi pada sektor ganda putra.
Chafidz Yusuf, pelatih kepala ganda putra pratama kini dipromosikan ke asisten pelatih utama. Peracik yang merupakan sosok di balik terciptanya kombinasi Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon satu dekade lalu itu akan membantu Antonius Budi Ariantho dalam menangani Fajar Alfian dan kolega.
Chafidz Yusuf menggantikan posisi Thomas Indratjaja, yang kini diturunkan sebagai asisten pelatih ganda putra pratama. Adapun pengganti Chafidz adalah Andrei Adistia, yang sebelumnya jadi asisten kini memimpin sektor pratama.
"Ya, kalau untuk perubahan pelatih ya, itu adalah karena, kebutuhan pastinya. Kebutuhan dan hasil dari diskusi dengan Waketum I PP PBSI (Taufik Hidayat), juga," kata Eng Hian ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Senin (23/2).
"Kondisi di ganda putra dengan adanya dua ganda muda ini yang naik ke utama supaya programnya terus berkelanjutan," tambahnya.
Dua pasangan ganda putra muda yang dipromosikan ke tim utama adalah Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dan Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir Rayhan. Mereka sebelumnya ada di sektor pratama dan ditangani Chafidz Yusuf.
"Jadi bagaimana kalau kita coba untuk me-refreshing, me-refresh dari susunan pelatih ganda putra. Kita melihat juga tidak ada salahnya dan itu juga menurut kita juga bagus untuk supaya kita tetap berharap itu pastinya prestasi," terang Eng Hian.
"Prestasinya juga bisa terus meningkat ya, terutama kan kita juga paham semua ganda putra adalah salah satu sektor andalan kita ya untuk saat ini. Jadi dengan melakukan rotasi ini kita berharap sektor ganda putra juga terus meningkat, tujuannya sih itu sih," imbuhnya.
Didi, sapaan akrab Eng Hian, membantah bila perombakan pelatih dikarenakan ada kualitas yang kurang di antara sosok yang dirotasi. Menurutnya, jika pelatih tersebut kurang bagus, maka sudah pasti terdegradasi, bukan dirombak.
"Tidak ada pemikiran si ini kurang bagus, tapi kita menyesuaikan dengan kebutuhannya. Ya kalau tidak bagus tentunya kan artinya akan ada degradasi, tapi kan kita melihat kebutuhan," jelas dia.
"Itu juga terjadi di pelatih fisik. Kita sudah melakukan rotasi. Di pelatih fisik pun juga ada yang kita tetapkan, ada yang kita rotasi kita melihat dengan bagaimana sesuai dengan kebutuhan," tambahnya.
Lebih lanjut Eng Hian menjelaskan bahwa setiap keputusan perubahan komposisi pelatih tentu diikuti dengan target. Namun dia tak mengungkap target yang harus dicapwi tersebut.
"Tentunya ada. Kalau target itu selalu kita sampaikan, kita diskusikan ya dengan perubahan ini tentunya ada harapan yang tentunya yang kita inginkan dengan penempatan-penempatan ini pastinya ada," katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022