
Valentino Rossi saat menjalani latihan bebas hari pertama di GP Thailand (4/10)
JawaPos.com-Ambisi Valentino Rossi untuk merengkuh gelar juara dunianya yang kesepuluh belum padam. Sesuai kontrak, musim depan akan menjadi tahun terakhir The Doctor –julukan Rossi– bertarung di kelas premium.
Namun, dia justru merombak tim balapnya dengan mengganti kepala mekanik yang bersamanya sejak 2014, Silvano Galbusera.
Galbusera adalah sosok pengganti mekanik kawakan Rossi, Jeremy Burgess. Bersama Burgess, rider Tavullia itu merengkuh tujuh gelar di MotoGP. Tetapi, sejak 2014, Rossi tak kunjung mampu mendapatkan kembali kejayaannya di kelas para raja.
Rossi mengumumkan pengganti Galbusera dalam konferensi pers di Buriram kemarin (3/10). Sosok tersebut adalah David Munoz.
Dia merupakan salah seorang tokoh krusial di balik layar yang mengantarkan Francesco Bagnaia meraih gelar Moto2 2018 bersama Team Sky VR46. Munoz adalah crew chief Nicolo Bulega, anak didik Rossi di Team VR46 yang tampil di Moto2 musim ini.
Tantangan besar hadir saat Munoz diketahui belum berpengalaman di pentas MotoGP. Namun, dengan pengalaman mengawal anak didiknya di Team VR46, Rossi cukup yakin akan kapasitas Munoz. Salah satu yang penting, Rossi mengenal Munoz dengan cukup baik.
’’Dia (Munoz) masih muda (41 tahun) dan punya banyak ide bagus. Ketika saya berpikir untuk bisa lebih maju, Munoz-lah yang muncul di kepala saya,’’ tutur Rossi, seperti dilansir GP One.
Sementara itu, Galbusera tetap bertahan di Yamaha sebagai kepala tim uji. Kabar penting berikutnya, Johann Zarco bakal menjadi pembalap uji Yamaha, bekerja sama dengan Galbusera.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
