
Ilustrasi
JawaPos.com - Untuk meloloskan Persebaya Surabaya di turnamen Piala Presiden, BOPI, Mahaka dan manajemen Persebaya akhirnya bersepakat untuk menambahkan nama United di belakang Persebaya.
"Bagi kami ini merupakan kompromi terbaik untuk menurunkan rekomendasi buat turnamen Piala Presiden," kata Sekjen BOPI Heru Nugroho.
Namun demikian, Heru menegaskan bahwa turunnya rekomendasi ini tidak semerta-merta memberaskan proses hukum yang terjadi di dua klub tersebut diatas.
"Jadi proses hukum silahkan berjalan terus," katanya.
Tetapi, apa yang dijalankan BOPI bukanlah satu hal yang mempermudah Persebaya dan Arema ambil bagian dalam turnamen.
"Treatment kami masih sama, hanya saja ini kan turnamen. Kami tidak terlalu dalam mencampuri urusan klub," ujarnya
Berikutnya, hal-hal pendukung turnamen lainnya saat ini masih ditunggu BOPI. Salah satunya yakni jadwal pertandingan yang akan dijalani 16 klub peserta nantinya. Dalam pertemuan kemarin Mahaka juga menyerahkan struktur pendukung turnamen Piala Presiden. Diantaranya Komisi Disiplin, komisi wasit dan Banding.
"Rencananya, komisi wasit akan dipimpin Kolonel Cpm. Rudi Yulianto, sedangkan untuk Komisi disiplin dan banding akan ditangani langsung tim legal dari Mahaka Group," beber Hasani.
Dia juga menegaskan bahwa Mahaka akan melaporkan event ini kepada Presiden secara langsung. Apalagi mereka juga akan menggandeng auditor internasional, PriceWaterCoopers.
"Karena turnamen ini juga mewakili presiden, kami juga akan melaporkan langsung kepada beliu," sebutnya. (nap/JPG)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
