
Atraksi Barongsai Tonggak meriakan perayaan Imlek di pusat perbelanjaan di Jakarta, Sabtu, (22/2/2023). Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com–PON XXI 2024 menjadi salah satu yang ditunggu untuk para atlet sebagai ajang olahraga terbesar di Indonesia. Barongsai adalah salah satu cabang olahraga yang ditandingkan di PON XXI 2024 mendatang dengan kategori ekshibisi.
Barongsai sudah menjadi ruang baru untuk menjadi atlet sejak 2016. Faktor yang mendukung hal itu adalah dengan terdaftarnya Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Jatim ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim.
Selain mencari atlet-atlet yang kompeten, seleksi diadakan untuk mencari yang terbaik di antara para peserta. Hal itu juga dilakukan pengurus FOBI Jawa Timur. FOBI mengadakan seleksi Barongsai guna mempersiapkan perwakilan dari Jawa Timur untuk bertanding di Pra-PON XXI.
Dilansir dari website resmi FOBI, Ketua FOBI Jatim Chandra Wurianto Woo berharap para atlet yang nanti terpilih menjadi perwakilan Jawa Timur di PON 2024 dapat berprestasi.
”FOBI Jatim saat ini sedang mempersiapkan diri mengikuti PON 2024 di Aceh, Sumatera Utara. Semoga atlet FOBI Jatim bisa meraih prestasi,” ucap Chandra Wurianto Woo.
Seleksi diselenggarakan di Atrium ITC Mega Grosir, seleksi Barongsai tersebut akan berlangsung alot. Pasalnya, peserta tidak hanya dari Kota Surabaya dan sekitarnya, tapi juga dari kabupaten-kabupaten di Jatim.
Penilaian Barongsai juga tidak main-main, terdapat beberapa faktor yang akan dinilai para juri. Bukan hanya kepiawaian, tapi keselarasan musik dengan Barongsai, kesopanan anggota tim, hingga ekspresi Barongsai, juga menjadi faktor penentu penilaian. Salah satu yang menjadi penilaian yang paling krusial adalah di alur cerita dan durasi penampilan.
Keseluruhan penampilan Barongsai diwajibkan berdurasi tidak kurang dari tujuh menit dan tidak lebih dari sepuluh menit. Jika melanggar ketentuan tersebut, nilai akhir akan dipotong sesuai dengan aturan yang berlaku.
Seleksi dilaksanakan secara terbuka dan dapat ditonton masyarakat tanpa dikenai biaya. Seleksi akan berlangsung selama dua hari di akhir pekan, yaitu pada 29-30 Juli.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
