
Alvaro Bautista gagal melanjutkan perlombaan setelah terjaruh di awal perlombaan WSBK di Sirkuit Imola, Italia, Minggu (16/7).
JawaPos.com – Pembalap Aruba.It Ducati, Alvaro Bautista, mengatakan kecelakaan yang menimpanya di Race 2 World Superbike (WSBK) Italia di Sirkuit Imola, Minggu (16/7), terjadi karena kesalahannya sendiri.
Dia tersingkir dari Race 2 saat berada di posisi terdepan pada lap pembuka. Juara bertahan itu kehilangan keseimbangan saat berusaha melewati Tikungan 3.
Bautista sendiri memulai Race 2 dari posisi kedua dan sempat memimpin demi mengklaim kemenangannya ke-18 musim ini. Namun, dia segera meluncur keluar lintasan dan masuk ke kerikil bersama dengan Ducati Panigale V4 R-nya saat balapannya berakhir di Lap 1.
Tak berlangsung lama, pesaing terbesarnya musim ini, Toprak Razgatlioglu (Pata Yamaha Prometeon) langsung mengambil momentum itu dan keluar sebagai juara.
"Saya membuat kesalahan. Saya memiliki start yang baik dan mempertahankan (posisi) tersebut dengan baik pula, sampai saat saya menyentuh garis putih bagian dalam di Tikungan 3... Lain kali, saya harus lebih berhati-hati. Sayang sekali karena kami cukup kompetitif pada akhir pekan di Imola," kata Bautista, dikutip dari keterangan resmi WSBK, Senin (17/7).
"Kami cukup kuat di Race 1 dan di Superpole Race. Kami memiliki pertempuran yang menyenangkan dengan Toprak, dan kami lebih kuat dari yang saya harapkan akhir pekan ini. Saya harus positif, melihat ke depan dan mencoba belajar dari kesalahan," imbuhnya.
Terlepas dari kecelakaan yang merugikan, pembalap Spanyol itu tetap optimistis menuju ke putaran kedelapan WSBK 2023 yang akan digelar Republik Ceko pada 28 hingga 30 Juli.
"Saya pikir penting untuk tidak membuat kesalahan. Itulah yang saya upayakan hari demi hari. Hari ini, saya pikir, kombinasi Imola menjadi trek yang sulit bagi kami sebelum kami tiba di sini. Kemudian, saya merasa nyaman dengan motornya. Saya mulai merasa bisa berjuang untuk menang," ujar Bautista.
"Mari kita coba menjaga mentalitas. Kami harus terus bekerja dengan baik dan tidak membuat kesalahan. Sangat penting untuk menyelesaikan semua balapan... Kami harus menyelesaikan semua balapan dengan melakukan yang terbaik, tanpa membuat kesalahan," tambahnya.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
