Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 April 2020 | 02.58 WIB

Indonesia Suntik Dana Rp 86 Miliar untuk Ikut Kualifikasi Olimpiade

Lifter Indonesia Eko Yuli irawan saat mengikuti Men 61kg Angkat Besi Sea Games 2019 di Nino Aquino Stadium Filipina, kemarin, Senin (2/12/2019). Eko Yuli berhasil mendapatkan peringkat pertama emas.FOTO:Dipta Wahyu/Jawa Pos - Image

Lifter Indonesia Eko Yuli irawan saat mengikuti Men 61kg Angkat Besi Sea Games 2019 di Nino Aquino Stadium Filipina, kemarin, Senin (2/12/2019). Eko Yuli berhasil mendapatkan peringkat pertama emas.FOTO:Dipta Wahyu/Jawa Pos

JawaPos.com-Jadwal baru Olimpiade Tokyo 2020 membuat lega Indonesia. Dengan kepastian tanggal, Kemenpora bisa membuat perencanaan untuk setahun ke depan. Mereka bisa segera menentukan langkah, termasuk soal pelatnas.

’’Jadwal sudah ada. Sehingga saat mengajukan anggaran untuk 2021, kami bisa mencari dasar hukum. Seandainya ditanya Kementerian Keuangan, Bappenas, dan Komisi X DPR RI,’’ tutur Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto kemarin.

Dalam waktu dekat, Kemenpora akan memanggil cabor untuk berkoordinasi masalah anggaran. Mereka sudah menggelontorkan dana sekitar Rp 86 miliar kepada sebelas cabor yang mengikuti kualifikasi Olimpiade. Sementara itu, National Olympic Committee (NOC) Indonesia disuntik dana Rp 75,3 miliar.

’’Untuk langkah ke depan, yang terpenting adalah koordinasi dengan cabor, terutama yang masih mengikuti kualifikasi. Tidak harus bertemu secara fisik. Secepatnya akan kami lakukan,’’ ujarnya.

Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari menjelaskan, setelah tanggal event tersebut diketahui, masih ada kepastian yang dinanti. Yakni, kualifikasi. Hingga saat ini, IOC masih membahas masalah itu.

Komite Olimpiade Internasional itu hanya menegaskan, mereka yang sudah meraih tiket dijamin aman. Namun, belum diketahui nasib para atlet yang belum mendapatkan tiket.

’’Tapi, paling tidak, saat ini sudah ada titik tujuannya. Tinggal menunggu IOC konsultasi dengan federasi internasional cabor masing-masing. Karena ini kan keputusan bersama,’’ ungkap Okto, sapaan Raja Sapta Oktohari.

Di sisi lain, beberapa cabor berancang-ancang melanjutkan pelatnas. Salah satunya, angkat besi. PB PABBSI berencana memulai latihan terpusat pada pertengahan tahun ini.

’’Pokoknya, tahun ini pelatnas fokus ke Olimpiade. Tidak masalah (Olimpiade-nya ditunda). Tinggal menyusun program dengan maintenance yang lebih panjang,’’ kata manajer pelatnas angkat besi Alamsyah Wijaya. ’’Ketika mau masuk kompetisi, ada tahapan khusus,’’ imbuhnya.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore