Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 Mei 2024 | 00.21 WIB

Keunikan Salinan Kitab Suci Al- Qur'an pada Era Khalifah Usman bin Affan di Book Fair 2024 Qatar

Acara Book Fair 2024 terdapat pameran menarik yaitu salinan Mushaf Utsmani di era Khalifah Usman bin Affan ra yang tengah dikunjungi oleh Ketua Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Qatar. - Image

Acara Book Fair 2024 terdapat pameran menarik yaitu salinan Mushaf Utsmani di era Khalifah Usman bin Affan ra yang tengah dikunjungi oleh Ketua Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Qatar.

JawaPos.com - Pecinta literatur dan peninggalan sejarah Agama Islam wilayah Doha Qatar menyajikan sebuah pengalaman langka dalam acara Book Fair 2024, Doha Exhibition and Convention Center (DECC) yang berlangsung di Doha Qatar mulai tanggal 09 hingga 18 Mei 2024.

Salah satu gelaran yang menarik perhatian adalah pameran salinan Mushaf Utsmani orisinal di era Khalifah Usman bin Affan. 

Ketua Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Qatar, Abdul Basit Mukaffi, yang menyempatkan diri untuk mengunjungi pagelaran tersebut beliau mengakui terkesima oleh salah satu stand dari Turki yang memamerkan salinan Mushaf Utsmani yang diambil dari Museum Topkapi Istanbul, Turki.   

“Saat saya berkunjung kemarin, ada yang menarik dari salah satu stand negara Turki, mereka memamerkan salinan Mushaf Utsmani yang di copy dari koleksi Mushaf Utsmani yang berada di Museum Topkapi Istanbul,” ujar Abdul Basit Mukaffi, melalui keterangan resminya nu.or.id.

Ia mengatakan, mushaf berukuran besar tersebut memuat ayat-ayat Al-Qur'an dalam 408 halaman dengan tulisan Arab yang masih orisinal dari era Khalifah Usman bin Affan.

Dilansir dari laman nu.or.id, kendati beberapa bagian terlihat rusak dan tidak lengkap karena faktor usia, secara keseluruhan, mushaf ini masih terjaga dengan baik dan relatif lengkap dari Surat Al-Fatihah hingga An-Nas.   

“Beberapa tulisan terlihat rusak dan tidak komplit karena di-copy dari naskah asli yang sudah rusak dimakan usia,” ujar Abdul Basit. 

Terdapat beberapa pengunjung dari Negara Saudi Arabia yang membaca mushaf tersebut mengaku mengalami kesulitan lantaran tulisan Arab kuno yang tidak memiliki tanda huruf dan harakat seperti yang ada pada Kitab Suci Al-Qur'an saat ini.

Hal ini menunjukkan betapa sulitnya membaca Kitab Suci Al-Qur'an pada masa Khalifah Usman bin Affan ra. 

“Beberapa pengunjung Arab saya minta untuk membacanya secara acak dan mereka berkomentar, ‘Beberapa ayat saya bisa membacanya, tapi kebanyakan saya tidak bisa karena ini tulisan Arab kuno.’ Tidak ada titik titik tanda huruf dan harakat seperti dalam Al-Qur’an yang ada saat ini,” ujar beliau.

Basit menyebut, salah satu hal yang membuat pengalaman ini lebih istimewa adalah pengunjung diberi kesempatan untuk membuka lembaran demi lembaran mushaf ini dan merasakan langsung sulitnya membaca kitab Suci Al-Qur'an dari masa lalu.

“Sedangkan di stand Turki, ini kita bisa membuka lembar per lembarnya dan bisa ikut berusaha membacanya sendiri dan akan merasakan betapa sulitnya membaca Al-Qur’an era Khalifah Usman bin Affan ra,” tutur Abdul Basit.   

Pengalaman tersebut memberikan apresiasi yang lebih mendalam terhadap generasi salaf seperti Abu Aswad Ad-Du’ali dan Khalil bin Ahmad Al-Farahidi yang telah menambahkan titik-titik tanda huruf, harakat, dan tanda baca yang mempermudah umat Muslim untuk membaca Kitab Suci Al-Qur'an dengan benar dan mudah. 

Beliau juga menyampaikan kesan dan pengalamannya selama mengunjungi stand ini. Menurutnya, pengalaman ini adalah kesempatan langka untuk melihat langsung sejarah Kitab Suci Al-Qur'an.   

Saat itu, mushaf ini dibanderol dengan harga rata-rata sekitar $5.000 atau setara dengan lebih dari QAR 15.000. Mushaf ini menjadi barang yang bernilai tinggi, tetapi juga menunjukkan betapa berharganya peninggalan sejarah Agama Islam bagi umat Muslim di seluruh dunia.   

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore