
Dewi Lestari - M. ALI/JAWA POS
PENULIS novel best seller Dewi Lestari punya kebiasaan yang membuatnya produktif berkarya. Salah satunya, melamun. Itu pula yang selalu dibagikan Dee –sapaan akrabnya– kepada setiap orang yang ingin belajar menulis.
Melamun, menurut dia, merupakan satu di antara delapan pilar kreativitas yang perlu dilakukan untuk membangun sebuah cerita fiksi. ”Jangan lupa melamun. Itu sangat penting dan mahal karena sekarang selalu ada distraksi,” tutur penulis kelahiran Bandung tersebut.
Yang dia maksud sangat mahal adalah melamun sulit dilakukan sejak orang-orang akrab dengan teknologi. Bukannya melamun, orang justru cenderung berkutat dengan gadget ketika bosan. ”Padahal, saat melamun, di sinilah ide-ide menghampiri,” jelasnya. Tentu saja bukan melamun saat pikiran kosong atau di tengah aktivitas lain.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=WyKGbUzmJNU

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
