Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Desember 2023 | 16.30 WIB

Intip Sejarah Pohon Cemara yang Identik Digunakan sebagai Simbol Saat Perayaan Natal Tiba

Ilustrasi pohon cemara identik digunakan setiap perayaan natal. Sumber foto: (Freepik @ArthurHidden)

JawaPos.com- Perayaan Natal di penghujung tahun selalu diramaikan dengan beragam ornamen menarik yang menghiasi berbagai tempat umum hingga rumah.

Salah satu dekorasi utama yang menjadi simbol perayaan ini adalah pohon Natal identik dengan pohon cemara.

Lantas, mengapa pohon cemara menjadi simbol khas Natal? Berikut ini adalah kilas balik sejarahnya.

Dilansir dari radarjogja.jawapos.com pada Selasa (19/12), tradisi merias pohon Natal memiliki sejarah yang kaya berakar pada keyakinan dan praktik budaya kuno yang ada jauh sebelum datangnya kekristenan.

Pohon dan tanaman yang daun-daunnya tetap berwarna hijau selama musim dingin memiliki makna khusus bagi berbagai budaya.

Seperti di Eropa Utara, Druid, para imam Celt kuno, menghiasi kuil mereka dengan ranting hijau sebagai simbol kehidupan abadi.

Ada juga para Viking di Skandinavia yang menghormati mistletoe yang tetap hijau karena perannya dalam mitologi seputar Balder, dewa cahaya.

Tradisi pohon Natal, seperti yang kita kenal sekarang, sering dikaitkan dengan Jerman pada abad ke-16.

Orang-orang Kristen yang saleh di Jerman menjadi yang pertama membawa pohon yang dihiasi ke dalam rumah mereka, menciptakan tradisi yang akan menyebar ke seluruh dunia.

Pohon natal berbentuk piramida dari kayu yang dihiasi dengan tanaman hijau dan lilin menjadi pemandangan umum di rumah-rumah.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore