
Salman Toyibi/Jawa Pos
JawaPos.com-Presiden PSPS Riau Norizam Tukiman, tampaknya, harus kembali merogoh koceknya.
Setelah sebelumnya melunasi tunggakan utang dua pemainnya pada 24 September lalu sebesar Rp 59.125.000, kini pengusaha asal Malaysia itu kembali harus membayar tunggakan utang yang ditinggalkan manajemen lama.
Kali ini Norizam harus membayar Rp 35.750.000. Nilai tersebut merupakan tunggakan dari dua pemain PSPS musim lalu. Keduanya adalah Ifrawadi dan M. Choirul Amri Ritonga.
General Manager APPI M. Hardika Aji mengatakan, keputusan itu sudah dikeluarkan NDRC kemarin (29/9). ’’PSPS harus membayar dalam kurun waktu 45 hari setelah putusan ini dikeluarkan,’’ jelasnya. Jika tidak, sanksi larangan mendaftarkan pemain dalam tiga periode dijatuhkan.
Selain PSPS, kemarin NDRC memutuskan Persekat Tegal harus membayar tunggakan satu pemainnya sebesar Rp 116.125.000.
’’Sama. Diberi kesempatan 45 hari ke depan. Jika tidak membayar, akan dijatuhi hukuman dilarang mendaftarkan pemain dalam tiga periode pendaftaran,’’ jelasnya.
Untuk Persekat, tentu putusan tersebut kian memberatkan. Musim ini saja, Persekat masih punya utang dan terpaksa membayarnya dengan uang subsidi. Belum juga lunas, masih ada tambahan lagi.
Aji menjelaskan, putusan yang baru itu berlaku pada periode pendaftaran pemain pertengahan musim ini. Artinya, awal musim ini, sesuai kesepakatan dengan PSSI dan LIB, Persekat sudah diperbolehkan mendaftarkan pemain.
Sebab, pembayaran tunggakan yang sudah terkena sanksi sebelumnya diputuskan dilakukan melalui pemotongan subsidi. ’’PSPS juga masih bisa daftarkan pemain baru. Jika 45 hari ke depan tidak bayar, periode pendaftaran ke depan tidak boleh daftarkan pemain baru,’’ ungkapnya.
Di luar kasus tunggakan kepada pemain, PSPS disebut-sebut masih menunggak gaji mantan pelatihnya musim 2018, yakni Hendri Susilo, yang saat ini menukangi tim Liga 1 Persiraja Banda Aceh.
Anggota Exco Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI) Rahmad Darmawan menyatakan, APSSI sudah mengirim surat kepada PSPS mengenai hal tersebut. ’’Kami sudah mendapat penjelasan baik dari pihak PSPS ataupun yang melapor (Hendri Susilo),’’ bebernya.
Sejauh ini, APSSI masih mencari jalan tengah. Sebab, kedua pihak saling klaim merasa benar. PSPS merasa sudah tidak ada tunggakan. Sedangkan Hendri merasa haknya belum dibayarkan. ’’Kami masih mencari jalan terbaik untuk menyelesaikan ini,’’ ucapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022