alexametrics

Persebaya Masih Bingung Cari Tempat Berlabuh

27 September 2020, 10:29:30 WIB

JawaPos.com – Kickoff Liga 1 sudah seperti gajah di pelupuk mata. Tinggal hitungan hari. Tapi, masih belum jelas di mana Persebaya Surabaya akan berkandang.

Bhayangkara FC dan Persipura Jayapura, dua tim lain yang juga sempat kesulitan mencari markas pengganti, telah menemukan tempat berlabuh. Bhayangkara yang sempat mempertimbangkan Stadion Surajaya di Lamongan akhirnya memilih Stadion Sport Center, Tangerang. Sedangkan Persipura yang tak mendapat izin main di Stadion Gajayana, Kota Malang, memilih menepi ke Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang.

Jadi, praktis tinggal Persebaya yang belum mendapat kandang setelah Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, tak bisa dipakai karena tengah dipersiapkan untuk Piala Dunia U-20 tahun depan. Keinginan berkandang di Gelora Delta, Sidoarjo, juga telah ditolak pemkab setempat.

Baca juga: Uji Coba Saja Bobol, apalagi Laga Beneran

Green Force kabarnya melirik Stadion Surajaya, Lamongan, dan Stadion Brawijaya, Kediri. Tapi, ”Kami belum terima surat apa pun dari Persebaya. Makanya, kami tidak bisa berkomentar terlalu jauh soal (rencana berkandang di Surajaya, Red) itu,” kata Kasi Pengendalian dan Perawatan Sarpras Dispora Lamongan Sahlul Muarikh ketika dikonfirmasi Jawa Pos kemarin siang.

 

Hal senada disampaikan Manajer Persik Syarif Hidayatullah saat juga dikontak Jawa Pos kemarin. ”Kami masih tunggu surat resminya,” ujar dia.

Dikonfirmasi sebelumnya, Manajer Persebaya Candra Wahyudi mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak Surajaya maupun Brawijaya. Tapi, belum ada hasil positif. ”Intinya, belum ada perizinan dari pihak berwenang. Pihak berwenang itu kan ada banyak, mulai kepolisian sampai pemerintah daerah,” jelasnya.

Candra menegaskan, pihaknya akan berupaya untuk tetap bermain di Jawa Timur. Tapi, jika memang akhirnya kesulitan mendapatkan izin, Candra menyebut Persebaya bakal memilih ikut keputusan LIB.

Di luar Jatim, Jogjakarta jadi wilayah yang paling banyak dilirik sebagai kandang tim-tim Liga 1 di lanjutan kompetisi musim ini. Stadion Maguwoharjo, Sleman, misalnya, dihuni empat klub: PSS Sleman, Persiraja Banda Aceh, Borneo FC, dan Barito Putera. Sedangkan Stadion Sultan Agung, Bantul, bakal jadi kandang Persija Jakarta, Bali United, dan PSM Makassar.

PT Liga Indonesia Baru memang melarang para kontestan Liga 1 melawat menggunakan transportasi udara selama lanjutan kompetisi di masa pandemi Covid-19 ini. Karena itu, semua tim berkandang di Jawa. Tapi, kota-kota yang stadionnya terpilih sebagai venue Piala Dunia U-20 tahun depan tetap harus berkandang di tempat lain. Sebab, kandang mereka selama ini dalam proses persiapan ajang kelas dunia tersebut.

Menurut Sahlul, Dispora Lamongan sebagai pengelola Stadion Surajaya tidak akan menolak jika Persebaya ingin berkandang di Kota Soto itu. ”Kalau nanti kami memang menerima surat permohonan dari Persebaya, insya Allah kami siap,” tegasnya.

Sejauh ini hanya Persela yang dipastikan akan berkandang di Surajaya. Tapi, sebagai pengelola stadion, Sahlul memastikan bahwa pihaknya menyambut dengan terbuka jika ada tim lain yang ingin menggunakan stadion berkapasitas 16 ribu penonton itu. ”Dari segi lapangan, kami siap. Tidak ada masalah kok,” ucap Sahlul.

Hanya, izin menggelar laga memang bukan hanya ada pada Dispora Lamongan. Sebab, Persebaya harus mengantongi izin keamanan dan izin dari Gugus Tugas Covid-19.

Dari Kediri, Syarif juga tak menutup pintu. Hanya, dia mengaku belum berkomunikasi sama sekali dengan manajemen Persebaya soal itu. ”Yang jelas, jika sudah ada surat resmi, Persik baru bisa memberikan respons,” terangnya.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

 

Editor : Ilham Safutra

Reporter : gus/c9/ttg



Close Ads