
Rendi Irwan saat berlatih di Stadion Aji Imbut Tenggarong, kemarin. Allex Qomarulla/Jawa Pos
JawaPos.com – Apa yang terjadi saat ini membawa ingatan Rendi Irwan ke musim kompetisi 2015. Saat itu, kompetisi tidak berlanjut setelah PSSI dibekukan. Meski situasinya berbeda, sebab saat ini kompetisi dihentikan sementara lantaran pandemi korona, bayang-bayang akan tidak berlanjutnya liga seperti musim 2015 begitu kuat di benak Rendi.
”Saya berharap pandemi ini segera berakhir. Tapi, kalau ternyata masalah ini belum selesai dalam waktu dekat dan kompetisi dihentikan, tentu kami harus mengikuti apapun yang diputuskan PSSI,” kata Rendi.
Photo
Persebaya Surabayartse
Apalagi, pandemi virus korona ini bukan hanya terjadi di Indonesia semata, melainkan mewabah di banyak negara. Kompetisi elite di Eropa pun dihentikan sementara. Karena itu, kalau kompetisi dihentikan seperti pada musim 2015, gelandang Persebaya Surabaya tersebut tidak bakal mempermasalahkan. Pun demikian soal gaji.
”Melihat situasi yang ada, saya tak keberatan kalau ada pemotongan gaji. Kalau pun harus dibayar 25 persen, saya akan terima. Sebab, kondisi klub juga sulit,” akunya. Seperti halnya opsi yang disodorkan para pelatih, Rendi sebagai pemain pun sepakat kalau gaji Maret dibayarkan penuh. ”Baru yang bulan berikutnya dibayar 25 persen,” sebutnya.
Gelandang 32 tahun itu mengungkapkan kalau kemungkinan pemotongan gaji itu sudah sempat dibahas di internal pemain Persebaya. Hansamu Yama Pranata yang menginisiasi. Hanya, mayoritas pemain Green Force –julukan Persebaya–terkesan malu-malu untuk mengemukakan pendapat. Hanya pemain-pemain lawas yang berani mengeluarkan unek-uneknya.
Rendi bisa memahami itu. Sebab, situasinya memang sulit. Tapi, kepada rekan-rekannya Rendi menguatkan agar bisa menerima apapun keputusan PSSI dan klub nantinya. Termasuk opsi pemotongan gaji. Sebab, klub saat ini juga tidak lagi mendapatkan pemasukan. Bahkan, kontrak kerjasama dengan sponsor kemungkinan besar juga bakal ada revisi. ”Kalau nanti situasinya mengharuskan begitu, tentu saya berharap semua pemain bisa memahaminya. Ini demi kebaikan semuanya. Kebaikan klub dan kebaikan pemain,” ujarnya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
