JawaPos Radar | Iklan Jitu

Liga 1 2018

Ridwan Kamil Kutuk Keras Tindakan Biadab Oknum Bobotoh

24 September 2018, 01:45:37 WIB | Editor: Agustinus Edy Pramana
Ridwan Kamil, Haringga Sirla, Persib Bandung, Persija Jakarta, Liga 1 2018
Ridwan Kami mengutuk keras tindakan biadab oknum Bobotoh yang terlibat pengeroyokan terhadap Haringga Sirilla dan mengakibatkan meninggal dunia, Minggu (23/9) (Siti Fatonah/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengucapkan kedukaan atas meninggalnya seorang suporter yang diduga pendukung Persija Jakarta. Suporter yang diketahui bernama Haringga Sirla itu dikeroyok oleh sejumlah oknum Bobotoh, Minggu (23/9) siang WIB. Haringga, 23, merupakan warga Cengkareng, Jakarta Barat.

Kang Emil—sapaan akrab Ridwan Kamil, juga mengutuk keras tindakan biadab oknum Bobotoh yang mengeroyok Haringga hingga tewas. Kang Emil mengungkapkannya lewat akun Instagram miliknya, @ridwankamil.

"Saya sangat berduka cita atas meninggalnya suporter Persija atas nama Haringga Sirilla, warga Cengkareng tadi siang," sebut Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil, Haringga Sirilla, Persib Bandung, Persija Jakarta, Liga 1 2018
Ridwan Kamil turut berduka cita dan mengutuk keras tindakan biadab oknum Bobotoh (Instagram Ridwan Kamil)

Kang Emil merasa kecewa karena kemenangan Persib atas Persija dinodai dengan aksi brutal yang berujung hilangnya nyawa seseorang. Kang Emil mengutuk keras tindakan biadab oknum Bobotoh tersebut.

"Sangat kecewa dan menyesalkan tindakan biadab oknum Bobotoh yang menodai kemenangan tim Persib yang didapat dengan susah payah. Bagaimanapun, dalam situasi seperti ini, secara kemanusiaan, saya pribadi memohon maaf kepada keluarga korban dan rekan-rekan The Jak Persija," imbuhnya.

Kang Emil menegaskan sudah memerintahkan kepolisian untuk menegakkan hukum kepada pelaku pengeroyokan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Bandung. Sebagaimana diketahui, lima orang telah diamankan pihak kepolisian untuk dimintai keterangan.

"Saya sudah meminta kepolisian untuk menangkap dan menghukum seberat-beratnya kepada oknum biadab yang terlibat. Lima tersangka sudah ditangkap dan ditahan di Polrestabes Bandung. Semoga peristiwa ini menjadi pembelajaran untuk kita semua untuk tidak melakukan fanatisme berlebihan, karena Merah Putih dan Indonesia Raya kita masih sama. Bagi saya lebih baik tidak ada liga sepak bola jika harus mengorbankan nyawa manusia," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema membenarkan adanya insiden tersebut. Korban meninggal dunia akibat dikeroyok oleh beberapa oknum Bobotoh jelang laga Persib kontra Persija di Stadion GBLA.

"Beberapa orang kami amankan untuk dimintai keterangan. Sedang ada pemeriksaan intensif terhadap beberapa saksi agar diketahui motif dan pelaku, mudah-mudahan bisa kami ungkap," kata Irman di Bandung, Minggu (23/9).

Perihal suporter Jakmania atau bukan, pihaknya hingga kini masih terus melakukan penyelidikan. Kini, Polrestabes Bandung telah mengamankan barang bukti di TKP. Selain itu juga mengamankan 6 orang yang diduga sebagai tersangka dan 1 orang saksi untuk dilakukan pemeriksaan.

"Jenazah almarhum Haringga dibawa ke RS Sartika Asih untuk dilakukan otopsi," beber Kombes Pol Irman Sugema.

(ce1/ona/JPC)

Alur Cerita Berita

Kawan, Sepak Bola Itu Membahagiakan 24 September 2018, 01:45:37 WIB
Persib dan Persija Harus Dihukum Tegas 24 September 2018, 01:45:37 WIB
Karena Tribalisme Tak Dikelola Seutuhnya 24 September 2018, 01:45:37 WIB
Fanatisme Berujung Maut Bagi Haringga 24 September 2018, 01:45:37 WIB
Polisi Ringkus Oknum Bobotoh Pengeroyok Haringga 24 September 2018, 01:45:37 WIB
Dirut Persija: Kok Main Bunuh? Ini Negara Hukum! 24 September 2018, 01:45:37 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up