
Umuh Muchtar
JawaPos.com - Edy Rahmayadi sempat menyebut nama Umuh Muchtar dalam pernyataan pengunduran dirinya sebagai Ketum PSSI. Dia juga bersumpah keputusannya mundur ini bukan karena mengalah.
Edy akhirnya menyatakan mundur dalam pidatonya di Kongres PSSI, Minggu (20/1). Dia mundur karena alasan kecintaannya kepada PSSI. Edy tak mau soal rangkap jabatan menghambat kinerja PSSI.
Diakuinya, sebelum mundur dia sempat ingin mengadakan pertemuan. Namun dari sekian orang yang diundang, yang datang hanya beberapa saja. Membuatnya kian bulat untuk menanggalkan jabatan Ketum PSSI.
"Demi Allah saya mundur bukan karena mengalah atau menyerah, tapi demi kepentingan bangsa. Saya tes tadi malam minta tolong pak Joko (Driyono) kumpulkan anggota, yang datang hanya 15 sampai 20 orang. Mereka datang memberikan saran kepada saya. Saya terima. Kumpul Exco duduk, oh oke saya terima. Makanya hari ini saya putuskan," ungkap Edy.
Dalam pidatonya, Edy sempat menyebut nama Umuh, manajer tim Persib Bandung. Hal itu setelah dia memberi harapan kepada calon Ketum PSSI yang nantinya menggantikan posisinya.
"Besarkan PSSI, (kalau) lebih pantas Umuh mungkin ya silakan. Jangan hanya teriak-teriak di luar, biarkan saya yang keluar agar kalian tetap akur demi PSSI," tandas dia.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
