
Photo
JawaPos.com – Baru dirilis pada 17 November lalu, surat keputusan PSSI terkait gaji dan kontrak pemain-pelatih akibat penundaan kompetisi memunculkan banyak polemik.
Terutama dari pihak klub. Banyak yang merasa SK yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan itu harus direvisi.
Salah satu yang paling kencang menyuarakan revisi adalah PSMS Medan. Sekretaris PSMS Julius Raja mengatakan, benar SK tersebut tidak bisa memuaskan banyak pihak seperti yang dikatakan Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi. Namun, yang jadi masalah, banyak kesalahan mendasar yang ada di dalamnya.
Selain tanggal yang ditulis tangan, Julius heran dengan waktu yang ditulis PSSI soal batasan gaji maksimal 25 persen yang harus dibayarkan klub kepada pemainnya. Yakni, periode Oktober sampai Desember.
’’Padahal sekarang sudah November. Yang Oktober sudah kami bayarkan. Kami bayar 60 persen. Kan pembayaran gaji Oktober awal bulan untuk pesepak bola dan pelatih,’’ bebernya kemarin (18/11).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022