
Bali United meraih kemenangan atas Persija. Kunci keberhasilan adalah mematikan alur serangan Macan Kemayoran
JawaPos.com - Bali United puas dengan kemenangan 2-0 saat bertindak sebagai tamu Persija Jakarta di Stadion Sultan Agung Bantul, Selasa (17/7) malam WIB. Salah satu resep bisa mempermalukan Persija adalah mematikan aliran bola Persija saat melakukan serangan.
"Kami sebenarnya mengikuti alur permainan Persija. Persija sangat kuat, banyak muncul serangan dari tengah. Alurnya harus kami putus, itu yang beberapa kali kami praktikkan di latihan," beber pelatih Bali United, Widodo C Putro, usai laga di Stadion Sultan Agung.
Widodo sengaja menginstruksikan para pemain agar membiarkan permainan Persija tak berkembang. Kemudian untuk formasi, ditempatkan 5 bek supaya bisa meredam serangan lawan. Sementara di lini depan dipasang dua pemain.
"Kami instruksikan lima bek di belakang, terutama untuk menutup pergerakan Riko (Simanjuntak). Kemudian dua di depan, otomatis fullback kanan dan kiri Persija keluar untuk menyerang," katanya.
Taktik tersebut dijalankan dengan baik oleh para pemainnya. Hasilnya pun memuaskan meski lini belakang harus bekerja ekstra keras. "Kuncinya taktik. Kesabaran," imbuh Widodo
Sementara itu, Ilija Spasojevic, salah satu penyerang Bali United menambahkan, kemenangan tersebut pastinya merupakan hasil kerja keras seluruh tim. "Pasti kami senang atas kemenangan ini. Apalagi kami bertindak sebagai tamu," sebut Spaso.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022