Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 April 2019 | 01.14 WIB

Djanur Beber Alasan Keterpurukan Persebaya

Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman - Image

Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman

JawaPos.com – Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman mengaku kecewa dengan hasil imbang di leg pertama final Piala Presiden 2019. Menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Selasa (9/4) kemarin, Persebaya ditahan dengan skor 2-2.

Menurut pelatih yang akrab disapa Djanur, penampilan buruk timnya diawali dari cedera Muhammad Hidayat. Sejak sang pemain ditarik ke luar lapangan, Persebaya terlihat gagal mengimbangi permainan Singo Edan.

"Kami bermain bagus pada awal babak dengan masih berfungsinya Hidayat. Tetapi setelah itu ia mengalami cedera," sesal Djanur.

Hidayat tak bisa melanjutkan pertandingan di menit ke-12. Sebelumnya ia juga cedera kala bermain di laga kontra Madura United.

"Tetapi dipaksa bermain. Namun Hidayat cedera lagi, dan harus kami ganti. Sehingga lini tengah dikuasai oleh Arema," jelas Djanur.

Persebaya sebenarnya memasang Fandi Eko Utomo sebagai pengganti Hidayat. Tapi sayang, performa Fandi tidak sesuai harapan. Bahkan, Fandi menjadi penyebab terjadinya gol pertama Arema yang dicetak Hendro Siswanto.

“Kelihatannya Fandi juga kurang siap. Setelah itu Misbakhus Solikin yang kami dorong agak ke depan mengganti posisi Hidayat. Tetapi hasilnya kurang sesuai dengan harapan,” ulas Djanur.

Editor: Bagusthira Evan Pratama
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore